Terapkan P5 Kurikulum Merdeka, Siswa SDN 003 Sangatta Utara Pilah dan Daur Ulang Sampah

selisik
2 Min Read

Kutai Timur – Kurikulum Merdeka Belajar telah diterapkan di SDN 003 Sangatta Utara, yang mana kali ini dalam penerapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) diambil tema peduli lingkungan.

Pada kesempatan tersebut, siswa SDN 003 Sangatta Utara diberikan pembekalan soal memilah dan mendaur ulang sampah.

Disampaikan oleh Kepala SDN 003 Sangatta Utara, Muriansyah pelaksanaan proyek tersebut mengadopsi gaya hidup berkelanjutan.

Di mana, sasarannya fokus pada pemilahan sampah dan mendaur ulang sampah plastik menjadi sebuah kerajinan yang bernilai serta bermanfaat.

BACA JUGA:  Menuju KLA, DP3A Kutim Gelar Pelatihan Konvensi Hak Anak

“Tujuan kami untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa tentang pentingnya menjaga lingkungan dan berkontribusi dalam mengurangi dampak negatif terhadap alam,” ungkapnya, Senin (13/11/2023).

Kata dia, sasaran yang terlibat dalam implementasi P5 diantaranya seluruh siswa SDN 003 Sangatta Utara kelas 1,2, 4 dan 5.

Para siswa tersebut diberikan edukasi tentang pemilahan sampah, pengumpulan sampah organik dan non-organik, serta pembuatan sebuah kerajinan dari sampah plastik.

BACA JUGA:  Evaluasi Pelaksanaan APBD, Pemkab Kutim Gelar Radalok Tahap Akhir

“Kami ingin menciptakan generasi cilik yang peduli terhadap lingkungan dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengambil tindakan nyata dalam menjaga keberlanjutan alam kita,” imbuhnya.

Secara teknis, kegiatan pemilahan sampah dan pembuatan kerajinan akan berlangsung selama satu semester.

Tentunya hal itu mendapat apresiasi dari Unit Pelaksana Tugas Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan sangatta Utara, Muhammad Arafah.

Selain dapat mengurangi sampah di sekitar lingkungan sekolah, kegiatan tersebut juga melatih perkembangan motorik halus dan meningkatkan jiwa kreatifitas siswa di SD Negeri 003 Sangatta Utara.

BACA JUGA:  Wabup Kutim Buka Kejuaraan Tenis Meja, Ratusan Peserta Berebut Hadiah Total Rp100 Juta

“Harapannya bahwa proyek ini akan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di seluruh negeri untuk menjalankan inisiatif serupa, demi menjaga keberlanjutan bumi kita,” pungkasnya. (Adv)

Share This Article