APBD Kutim 2024 Disahkan RP9,148 Triliun

selisik
2 Min Read

Kutai Timur – Pemerintah Kutai Timur (Kutim) Bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutim, telah menngesahkan Rancangan peraturan daerah (Raperda) APBD Kabupaten Kutim tahun anggaran 2024, pada Kamis (30/11/2023). Perda APBD Kutim 2024 yang disepakati senilai Rp9,148 triliun.

Pengesahan Perda APBD Kutim 2024, dilakukan pada rapat paripurna ke-14 yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kutim H Joni, didampingi Wakil Ketua I DPRD Asti Mazar, Wakil Ketua ll DPRD Arfan dan dihadiri 28 Anggota DPRD.

Sebelumnya disahkan menjadi Perda, fraksi dalam dewan menyampaikan pandangan akhir mereka. Pandangan Fraksi Golkar disampaikan Sayid Anjas mewakili, Fraksi Nasdem Kajang Lahan, Fraksi Kebangkitan Indonesia Raya Novel Tyty Paembonan, Fraksi Partai Persatuan Pembangunan Son Hatta, Fraksi Amanat Keadilan Berkarya Mulyana.

BACA JUGA:  DP3A Kutim Gelar Sosialisasi Pengarusutamaan Gender

Ditemui usai rapat paripurna, Bupati Ardiansyah Sulaiman mengungkapkan APBD 2024 mengalami peningkatan tentu akan menjadi pendorong kuat bagi percepatan pembangunan Kutim. Dengan alokasi dana yang lebih besar, ia yakin bahwa proyek-proyek pembangunan yang telah direncanakan dapat terealisasi dengan lebih cepat dan efisien.

“Alhamdulillah, sudah disepakati bersama jadi APBD kita berkisar Rp 9,148 triliun. Semoga APBD ini mampu untuk memberikan kepastian tentang pembangunan yang kita laksanakan,” bebernya.

BACA JUGA:  Peserta Sangatta Run Lebihi Target, Bupati Kutim: ke Depan Lari Maraton

Dia mengatakan, para anggota dewan pun berharap semua berjalan dengan baik. Ardiansyah menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjalankan program sesuai hasil pembahasan antara pemerintah dan DPRD.

“Kita harus mengakui masih jauh pembangunan infrastruktur kita. Jalan belum apa-apa. juga Infrastruktur air bersih, makanya di kegiatan tahun 2024 kita lebih banyak membangun Spamdes untuk membantu warga,” urainya.

BACA JUGA:  Buka TOT LPTQ Kutim, Bupati Harap Target Juara Umum Tercapai

Ardiansyah berharap tahun depan berjalan dengan baik, karena seiring dengan waktu sebagian besar anggota dewan juga persiapan kampanye Pileg dan Pilpres. “Jadi di 2024 masih kita prioritas progres pembangunan fisik. Kami berkomitmen dan dewan juga menjalankan tugasnya sebagai pengawasan” pungkasnya. (Adv)

Share This Article