Bontang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang menampilkan semangat baru dalam dunia olahraga dengan turut ambil bagian pada Turnamen Sepak Bola Antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Operda Cup 2025. Tak hanya menjadi ajang kompetisi, keikutsertaan Disdikbud juga menjadi wadah memperlihatkan semangat para guru yang aktif dan berprestasi di luar ruang kelas.
Pelatih tim Disdikbud, Abdul Wahid, menyebut para pemain didominasi oleh guru, terutama guru olahraga. Meski memiliki jadwal mengajar yang padat, mereka tetap meluangkan waktu untuk berlatih dan mempersiapkan diri selama tiga bulan terakhir.
“Rata-rata pemain kami adalah guru. Kami akan tampil semangat demi menjaga nama baik Disdikbud,” ujarnya, Kamis (16/10/2025) sore.
Ia menuturkan, intensitas latihan meningkat menjelang turnamen, namun hanya pada hari Sabtu seluruh pemain bisa berkumpul lengkap. Kendati demikian, semangat mereka tidak surut. Wahid berharap Operda Cup bisa digelar secara rutin setiap tahun, agar kebersamaan antarpegawai pemerintah semakin erat.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, turut memberikan dukungan penuh bagi timnya. Menurutnya, ajang yang dipusatkan di Stadion Bessai Berinta itu memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi olahraga.
“Menurut saya ini sangat positif, karena bukan hanya kompetisi, tetapi juga ajang silaturahmi bagi seluruh perangkat daerah,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan adalah nilai utama dari kegiatan ini. Dalam pandangannya, Operda Cup menjadi sarana mempererat hubungan antarinstansi sekaligus menumbuhkan budaya sportivitas di lingkungan kerja.
“Marwahnya adalah menjaga kekompakan antarinstansi. Tapi kata kuncinya itu adalah silaturahmi, meskipun pada akhirnya pasti ada yang juara,” tuturnya.
Lebih lanjut, Abdu Safa juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi nilai fair play. Ia berharap setiap tim bisa bermain dengan menjunjung sportivitas tanpa mengedepankan emosi.

