Pelatihan Sapta Pesona Dorong Profesionalisme Pelaku Wisata di Bontang

selisik
2 Min Read

Bontang – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) menggelar Pelatihan Penerapan Nilai Sapta Pesona untuk meningkatkan daya tarik wisata budaya di Ballroom Hotel Bintang Sintuk, Senin (24/11). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris.

Dalam sambutannya, Agus Haris menekankan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya bergantung pada keberadaan destinasi unik, tetapi juga kesiapan masyarakat dan pelaku wisata dalam memberikan pelayanan terbaik. Ia menambahkan, penerapan nilai Sapta Pesona-aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan kenangan-merupakan kunci menciptakan pengalaman wisata yang berkesan.

BACA JUGA:  Zumbathon Tunjukkan Kenaikan Partisipasi Olahraga Rekreasi di Bontang

“Pelatihan ini menjadi momentum untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensi wisata budaya Bontang, termasuk keberagaman suku, tradisi, kesenian, kuliner, dan kearifan lokal,” ujar Agus Haris.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pelaku wisata, komunitas, akademisi, hingga masyarakat, untuk membangun ekosistem pariwisata yang ramah dan berdaya saing.

Kepala Bidang Pariwisata Dispoparekraf Bontang, Muhammad Ihsan, menambahkan bahwa tujuan pelatihan ini adalah menciptakan pelaku pariwisata yang profesional dan mampu mengelola destinasi secara berkelanjutan. Pelatihan ini juga menekankan pemeliharaan sarana prasarana dan penguatan karakter budaya lokal.

BACA JUGA:  Dispopar Bontang Luncurkan “Coffee Night”, Ruang Santai Pererat Jejaring Pemuda Tiap Akhir Pekan

Salah satu fokus pembahasan adalah Kelurahan Guntung, yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Bontang. Keberadaan suku Kutai sebagai bagian dari peradaban awal turut membangun identitas kota, sehingga pengembangan pariwisata di wilayah ini diharapkan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat.

Pelatihan yang berlangsung hingga Selasa (25/11) diikuti 82 peserta, termasuk perwakilan Organisasi Remaong Kutai Berjaya, Srikandi, dan seluruh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Bontang. Kegiatan ini merupakan langkah strategis Dispoparekraf untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata di kota ini.

BACA JUGA:  Tim Cricket Bontang Raih Tiga Medali Perunggu di Babak Kualifikasi Porprov Kaltim 2025

Muhammad Ihsan menegaskan, dengan SDM yang kuat, destinasi wisata dapat dikelola lebih baik, lebih menarik, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Share This Article