Ribuan Vaksin Pfizer Kadaluarsa, Satgas Covid-19 Bontang: Pemusnahan Tunggu Arahan Pusat

BONTANG – Tim Satgas Covid-19 Bontang menyatakan ribuan vaksin jenis Pfizer telah kadaluarsa.

Vaksin Pfizer yang telah kedaluawarsa dipastikan tak akan diberikan bagi masyarakat untuk dilakukan penyuntikan.

“Jumlah pastinya saya lupa, yang jelas ada ribuan dosis,” kata Juru Bicara Tim Satgas Covid-19 Bontang Adi Permana saat dikonfirmasi, Rabu (13/4/2022).

Adi menjelaskan, vaksin Pfizer mempunyai masa Expired Date (ED) paling cepat, yakni maksimal 30 hari setelah keluar dari penyimpanan -70 derajat celcius.

“Kalau vaksin jenis lain itu ada yang ED-nya sampai 6 bulan,” terangnya.

Kata dia, pemusnahan vaksin yang telah melewati ED masih menunggu arahan dari pusat. Pilihannya dikirim ke pusat atau dimusnahkan di daerah.

BACA JUGA:  Bontang PPKM Level 3 karena Kasus Positif Februari Tinggi, Satgas Validasi Capaian Vaksinasi

Banyaknya vaksin yang melewati ED akibat masyarakat yang enggan mendatangi lokasi vaksin untuk mendapat penyuntikan.

Namun, di musim mudik ini cakupan vaksinasi mulai meningkat, semenjak pemerintah memberlakukan vaksin booster menjadi syarat perjalanan.

“Sebelumnya itu masih banyak masyarakat yang tidak mau vaksin jadi akhirnya tidak tersalurkan dan ED-nya habis tapi kalau sekarang masyarakat berburu vaksin,” tandasnya.

Sebagai tambahan informasi, cakupan vaksinasi per Selasa (12/4/2022) dengan total sasaran vaksin 152.754 jiwa.

Vaksinasi dosis pertama telah menyasar 133.516 jiwa atau dengan persentase 87,4 persen.

Kemudian vaksinasi dosis kedua telah menyasar 122.698 jiwa atau dengan persentase 80,3 persen.

Sementara, vaksinasi dosis ketiga telah menyasar 37.134 jiwa atau dengan persentase 24,3 persen. (red/sel)

%d blogger menyukai ini: