Kutim Raih Kak Seto Award, Joni Dorong Peningkatan Perlindungan Anak

selisik
2 Min Read

Kutim – Kabupaten Kutai Timur (Kutim) berhasil meraih piagam penghargaan Kak Seto Award 2024 yang diberikan oleh Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas upaya Kutim dalam menciptakan lingkungan yang layak anak.

Menanggapi pencapaian ini, Ketua DPRD Kutim, Joni, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Ia menganggap penghargaan ini sebagai langkah positif dan penting dalam upaya melindungi hak-hak anak di Kabupaten Kutai Timur.

BACA JUGA:  Abdi Firdaus Minta Pemkab Perbaiki Jalan Akses Kampung Belawan

“Kami berharap penghargaan yang didapat oleh bupati, penerapannya bisa lebih maksimal terlihat di masyarakat, khususnya perlindungan anak di bawah umur,” kata Joni, Rabu (29/5/2024).

Menurutnya tak ada alasan lagi bagi pemerintah untuk tidak mengimplementasikan raihan tersebut. Karena jangan sampai penghargaan tersebut terciderai.

Ia juga menyampaikan, bahwasanya dengan adanya LPAI diharapkan dapat membantu memberikan sosialisasi atau masukan terhadap orang tua dan anak agar bisa lebih harmonis tentunya.

BACA JUGA:  Dewan Minta Pemkab Kutim Seriusi Temuan BPK

“Sebagai orang tua harus bisa memberikan perhatian yang lebih kepada anak, agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, tentunya pemerintah juga harus ikut berpartisipasi dalam hal ini,” jelasnya.

Menurut Joni, dengan adanya jalinan komunikasi yang baik antara orang tua, anak, dan instansi pemerintahan terkait, tentunya menjadi faktor pendukung dalam mencegah atau mengatasi hal yang tidak diinginkan.

“Saya berharap dari dinas terkait untuk dapat memberikan tindak lanjut agar kedepannya hal yang tidak diinginkan tidak terjadi lagi,” imbaunya.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Kutim Joni Minta Penyaluran Hewan Kurban Prioritaskan Wilayah Pedalaman

Terakhir ia berpesan seharusnya penghargaan ini dapat menjadi semangat baru untuk jajaran pemerintahan terkait. “Pencapaian ini, jangan dijadikan tolak ukur rasa kepuasan dari hasil kinerja yang sudah berjalan, tapi tingkatkan kualitas kerja,” tandasnya. Adv)

TAGGED:
Share This Article