BACA JUGA:  Punya Potensi, Kutim Kembangkan Sektor Hulu Migas

Kurun 3 Bulan, Ekspor Pisang Kepok Grecek di Kutai Timur Capai 596 Ton

KUTIM – Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kutim, Dyah Ratnaningrum mengatakan potensi hasil perkebunan pisang cukup menjanjikan. Buktinya petani Kutai Timur (Kutim) mengekspor 596 ton hingga bulan Maret 2023 ini.

Kutai Timur melakukan ekspor pisang kepok grecek melalui pelabuhan Balikpapan dengan tujuan berbagai negara. Awalnya, pisang kepok grecek ditanam di Kecamatan Kaliorang, Kutai Timur. Namun, hingga saat ini tanaman pisang kepok grecek itu telah tersebar di 18 kecamatan di Kutai Timur.

“Awalnya dari Kaliorang dan memang paling banyak produksi itu dari Kaliorang, yang merambat ke Kaubun lalu kecamatan lain,” ungkap Dyah.

Ia mengaku potensi tanaman pisang kepok grecek sangat tinggi di Kutai Timur sebab mampu masuk pada pasar global. Secara nasional, Kutai Timur terkenal penghasil pisang kepok grecek sehingga Bupati Kutai Timur mendapatkan penghargaan dari Kementan RI atas pencapaian pengembangan tanaman pisang.

BACA JUGA:  Cara DP3A Kutim Minimalisir Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak

“Kemarin pas Pak Bupati dapat penghargaan dari Kementan RI yang kami presentasikan itu tentang pisang kepok grecek, bahkan Pak Dirjen Hortikiltura itu juga notice bahwa Kutim identik dengan pisang,” urainya.

Lebih jauh, pada tahun 2022 18 kecamatan di Kutai Timur mampu memproduksi pisang kepok grecek sebanyak 75.216,18 ton dengan luas panen 3.030,82 hektare. Adapun luas tanam pada tahun 2022 lalu mencapai 5.880 hektare, sehingga kemampuan panen sebanyak 50 persen dari lahan yang ditanam.

BACA JUGA:  Gencar Suarakan Penundaan Penghapusan Honorer, Bupati Kutim Apresiasi Isran Noor

Berdasarkan data tersebut, Kecamatan Kaliorang mengunghuli produksi pisang kepok grecek hingga 50.741 ton dengan luas tanam paling besar sekitar 3.504 hektare.

“Tahun ini di Kaliorang juga akan melakukan panen perdana pengembangan pisang 150 hektare yang dari anggaran APBN tahun 2022, sekitar Agustus atau September kita udah panen perdana,” terangnya.

Ia mengaku tanaman pisang kepok grecek dapat dipanen setelah penanaman awal sekitar 9 bulan saja. Oleh sebab itu, bantuan pengembangan lahan tanaman pisang dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2022 diperkirakan panen bulan Agustus.

BACA JUGA:  Pemkab Kutim Gelar Lomba Tradisional Hadiah Total Rp 60 Juta

Diketahui sejak tahun 2022 lalu, melalui Pelabuhan Kariangau Balikpapan diberangkatkan menuju ke beberapa negara diantaranya Malaysia, Taiwan, Singapura, dan Yunani.

Berikut daftar ekspor pisang Kepok Grecek dari Kutai Timur pada tahun 2022 lalu:

1. Malaysia sekitar 640 ton

2. Taiwan sekitar 225 ton

3. Singapura sekitar 220 ton

4. Yunani sekitar 140 ton

Total ekpor pisang kepok grecek dari Kutim sebanyak 1.225 ton.

Sedangkan di tahun 2023 negara tujuan ekspor pisang Kepok grecek dari Kutai Timur bertambah menjadi ke Singapura, Malaysia, Pakistan, Iran, dan Amerika Serikat. (adv)

You might also like

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-includes/functions.php on line 5420

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-includes/functions.php on line 5420

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-content/plugins/really-simple-ssl/class-mixed-content-fixer.php on line 107