Jalur Afirmasi hingga Anak Guru Ludes, Sisa Kursi Kosong SMPN 1 Bontang Bakal Dialihkan ke Jalur Prestasi

selisik
2 Min Read

Selisik.id – SMPN 1 Bontang mencatat hampir seluruh kuota pada jalur penerimaan non-domisili telah terisi penuh dalam pelaksanaan tahap pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Panitia SPMB Bidang Humas SMPN 1 Bontang, Hermi, mengatakan untuk kuota jalur afirmasi keluarga kurang mampu, perpindahan tugas orang tua, hingga anak Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) seluruhnya telah habis terisi sesuai daya tampung yang tersedia.

“Untuk hari ini jalur perpindahan tugas orang tua dan anak GTK menyediakan total 15 kursi.

BACA JUGA:  Transportasi Laut Disiapkan untuk Dukung Pendidikan Pesisir Bontang di 2026

Termasuk dua kursi diprioritaskan bagi anak tenaga pendidik yang bertugas di SMPN 1 Bontang, sementara sisanya diisi peserta yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan,” terangnya, Senin (8/6/2026).

Selain itu, Hermi menjelaskan sekolah juga telah menerima tiga peserta didik melalui jalur inklusi. Para siswa tersebut dinyatakan lolos setelah mengikuti asesmen dan wawancara yang dilaksanakan lebih awal dibandingkan jalur lainnya.

Meski sebagian besar kuota telah terisi, masih terdapat beberapa jalur yang diperkirakan tidak memenuhi kapasitas secara maksimal, terutama jalur inklusi dan wilayah pesisir. kursi yang tidak terisi nantinya akan dialihkan ke jalur prestasi akademik.

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Bakal Bagikan Seragam Batik Lokal ke Pelajar Tahun Depan

“Secara normal, jika ada kuota yang tidak terisi, maka akan dialihkan ke jalur prestasi. Namun angka pastinya baru bisa diketahui setelah data resmi dibuka kembali pada sistem,”

Saat ini pihak sekolah masih menunggu pembaruan data resmi dari sistem SPMB untuk mengetahui jumlah pasti kursi yang tersisa. Setelah seluruh data tervalidasi, sekolah akan menghitung tambahan kuota yang dapat dialokasikan ke jalur prestasi akademik.

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Tingkatkan Akses Teknologi, Smart Board Tersedia di Semua Sekolah

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh daya tampung sekolah dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus memberikan kesempatan lebih besar bagi calon peserta didik yang masih ingin bersaing memperoleh kursi di SMPN 1 Bontang.

Share This Article