Transportasi Laut Disiapkan untuk Dukung Pendidikan Pesisir Bontang di 2026

selisik
2 Min Read

BONTANG – Upaya meningkatkan layanan pendidikan di wilayah pesisir terus dilakukan Pemerintah Kota Bontang. Salah satunya melalui penyediaan transportasi laut bagi guru dan siswa yang akan mulai dijalankan pada 2026.

Program ini menjadi bagian dari prioritas pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, bersama wakilnya, dalam memastikan akses pendidikan yang merata hingga ke wilayah kepulauan.

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Buka Akses Pendidikan Anak Pesisir Lewat Jalur Khusus

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang akan mengoperasikan empat unit kapal jenis ketinting untuk menunjang mobilitas, terutama menuju Pulau Gusung, Tihi-Tihi, dan Selangan. Kapal tersebut direncanakan beroperasi setiap hari guna mendukung kelancaran aktivitas belajar mengajar.

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, mengungkapkan bahwa anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp695 juta. Kapal yang digunakan merupakan milik warga setempat yang disewa oleh pemerintah.

BACA JUGA:  Jaga Kualitas Pendidikan, Guru di Bontang Tetap Bekerja dari Sekolah

Menurutnya, skema penyewaan dipilih karena lebih efisien dibandingkan pembelian unit baru, khususnya dari sisi biaya operasional dan perawatan jangka panjang.

“Empat kapal kami sewa untuk menunjang mobilitas guru. Dalam kondisi tertentu, siswa juga bisa memanfaatkan fasilitas ini,” jelasnya.

Selain memastikan aksesibilitas, pemerintah juga menaruh perhatian besar pada aspek keselamatan. Standar keamanan operasional kapal menjadi prioritas agar para pengguna merasa aman selama perjalanan.

BACA JUGA:  Bontang City Choir Kenalkan Lagu Leleng di International Bandung Choral Festival 2024

Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan aktivitas pendidikan di wilayah pesisir dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Share This Article