Dua Tahun Absen, PT BME Setor Dividen Rp 1,1 Miliar

BONTANG – Setelah dua tahun absen, PT Bontang Migas dan Energi (BME) menyetorkan dividen Rp 1,11 miliar lebih ke Pemkot Bontang dan Koperasi Praja Sejahtera, Rabu (27/4/2022).

Direktur PT BME Siti Hamnah menuturkan, alasan dua tahun absen menyetor dividen lantaran melunasi warisan utang senilai Rp 3,3 miliar.

Kinerja perusahaan yang mengurusi 18 ribu jaringan gas runah tangga ini ini membaik. Pada 2021 lalu, PT BME menghasilkan laba senilai Rp 2,5 miliar.

Dana tersebut dialokasikan bagi dividen pemilik saham dan kas perusahaan.

Bahkan, ia menyampaikan saat ini perusahaan yang telah dipimpinnya telah Break Event Point (BEP). “Pada 2021 kita sudah bisa BEP,” kata Siti saat dikonfirmasi.

BACA JUGA:  Direktur Perumda AUJ di Tangan Wali Kota

Siti bilang, pembenahan perusahaan pun terus dilakukan dengan memberikan inovasi baru untuk menghasilkan pendapatan.

Tak hanya itu, PT BME akan menerapakan akuntabilitas keuangan untuk memenuhi standar perusahaan yang sehat.

“Kami punya standar perhitungan yang kuat. Jadi pembagian hasil itu juga sudah berdasarkan aturan. Secara perlahan memang kita benahi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Bontang Basri Rase mengatakan PT BME dapat menyumbangkan keuntungan bagi hasil.

Kedepannya, ia meminta PT BME dapat membuka peluang bisnis semisal, bermitra dengan perusahaan swasta dalam pengelolaan minyak goreng.

Kemudian bangun kemitraan dengan perusahaan lainnya. “Harus ada lagi unit usaha baru yang dapat meningkatkan dividen,” tandasnya. (red/sel)

%d blogger menyukai ini: