Pemkot Bontang Agendakan Mutasi Pegawai Usai Idulfitri 1447 H

selisik
2 Min Read

Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana menggelar mutasi pegawai jilid II setelah Idul Fitri 1447 Hijriah. Rencana ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni, sebagai langkah untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong akibat gelombang pensiun aparatur sipil negara (ASN).

Neni Moernaeni mengatakan, pembahasan terkait mutasi akan dilakukan setelah bulan Ramadan berakhir. Ia menegaskan bahwa kebutuhan mutasi tidak terlepas dari banyaknya pejabat yang memasuki masa purna tugas dalam waktu dekat.

“Selesai puasa akan dibahas. Nanti saja itu dibahas. Apalagi ada yang pensiun,” ujar Neni.

BACA JUGA:  Enam Kepala OPD Bontang Resmi Dilantik, Wali Kota Neni Tekankan Gerak Cepat di Tengah Keterbatasan Anggaran

Menurutnya, saat ini Pemkot Bontang tengah menghadapi kekurangan ASN. Jumlah ASN berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Bontang berkisar sekitar 2 ribu orang. Sementara itu, gelombang pensiun diperkirakan mulai terjadi sejak tahun ini.

Pada 2026, terdapat dua pejabat yang akan pensiun, termasuk Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Akhmad Suharto. Jumlah tersebut akan meningkat pada 2027, di mana sebanyak enam pejabat eselon II dijadwalkan memasuki masa pensiun.

Kondisi ini mendorong Pemkot Bontang untuk mulai mempersiapkan regenerasi pejabat melalui mekanisme mutasi dan pengisian jabatan secara bertahap.

BACA JUGA:  Pemkot Bontang Bakal Gelar Mutasi Jilid Empat

“Semua proses dijalankan sesuai aturan. Terpenting kinerja pemerintahan harus berjalan maksimal,” lanjutnya.

Saat ini, terdapat sekitar 10 jabatan yang kosong di lingkungan Pemkot Bontang. Di antaranya dua posisi lurah, yakni di Bontang Kuala dan Berebas Tengah, serta satu posisi camat di Bontang Selatan. Selain itu, terdapat sejumlah jabatan kepala bidang dan kepala seksi di tingkat kecamatan dan kelurahan yang juga perlu segera diisi.

BACA JUGA:  Mutasi Pegawai Pemkot Bontang Diundur Habis Lebaran

“Datanya di BKPSDM. Nanti kami selesaikan satu per satu,” tambah Neni.

Sebelumnya, Pemkot Bontang juga berencana membuka seleksi terbuka untuk jabatan tinggi pratama Sekretaris Daerah pada Juni 2026. Proses tersebut akan dilakukan setelah Pj Sekda saat ini menyelesaikan masa tugasnya.

“Menunggu Pak Pj Sekda pensiun. Kami masih memanfaatkan beliau disisa masa tugasnya,” tutupnya.

TAGGED:
Share This Article