Infak Jumat SDN 005 Bontang Selatan Kembali ke Siswa yang Membutuhkan

selisik
2 Min Read

BONTANG – Uang infak yang dikumpulkan SDN 005 Bontang Selatan setiap Jumat tidak sekadar menjadi rutinitas keagamaan. Dana tersebut dikelola sekolah untuk membantu siswa yang membutuhkan, termasuk memenuhi perlengkapan sekolah yang sudah tidak layak digunakan.

Kepala SDN 005 Bontang Selatan, Umi Syafarotun, mengatakan kegiatan infak telah menjadi kebiasaan yang dilakukan setiap pekan. Besaran sumbangan tidak ditentukan sekolah sehingga siswa dapat memberikan sesuai kemampuan masing-masing.

“Tidak ada nominal yang ditetapkan. Mau menyumbang Rp500 juga tidak masalah. Yang penting anak-anak belajar berbagi dan peduli dengan orang lain,” ujar Umi.

BACA JUGA:  Jalur Afirmasi hingga Anak Guru Ludes, Sisa Kursi Kosong SMPN 1 Bontang Bakal Dialihkan ke Jalur Prestasi

Menurutnya, dana yang terkumpul diprioritaskan untuk kebutuhan siswa yang mengalami kondisi tertentu. Bantuan dapat diberikan ketika siswa sakit, kehilangan orang tua, maupun membutuhkan perlengkapan sekolah baru.

Sejumlah kebutuhan sederhana seperti seragam, sepatu hingga tas juga dapat dibantu menggunakan dana tersebut. Hal ini terutama diberikan kepada siswa dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Kalau ada seragam yang sudah robek atau kekecilan, kemudian sepatu dan tasnya sudah rusak, kami bisa bantu dari dana infak untuk membelikan yang baru. Kadang guru juga ikut memberikan bantuan,” jelasnya.

BACA JUGA:  30 Peserta Absen Tes Tertulis, Seleksi Guru Pengganti Bontang Sisakan 124 Kandidat ke Tahap Microteaching

Umi menyebut kebutuhan seragam menjadi salah satu persoalan yang terkadang muncul. Pertumbuhan siswa yang cepat membuat pakaian sekolah yang sebelumnya masih layak digunakan menjadi tidak lagi sesuai ukuran.

Dalam kondisi tersebut, sekolah berupaya membantu siswa yang keluarganya belum mampu membeli seragam pengganti. Bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing siswa.

Tak hanya diperuntukkan bagi warga sekolah, dana yang dikumpulkan juga dimanfaatkan untuk membantu masyarakat di sekitar lingkungan SDN 005 Bontang Selatan.

Setiap Ramadan, sekolah menyalurkan paket sembako kepada orang tua siswa dan warga sekitar yang membutuhkan. Paket tersebut berasal dari hasil pengumpulan infak yang dilakukan selama setahun.

BACA JUGA:  Bontang Raih Peringkat Kedua TKA SD se-Kaltim, Ungguli Rata-rata Nasional

Kegiatan tersebut juga melibatkan siswa dari berbagai latar belakang agama. Umi menyebut siswa nonmuslim turut berpartisipasi dalam proses pengumpulan infak sebagai bagian dari pembelajaran mengenai kepedulian dan kebersamaan.

“Dana yang terkumpul memang kami kembalikan untuk membantu anak-anak dan keluarga siswa yang membutuhkan. Jadi mereka juga belajar bahwa berbagi bisa dilakukan bersama-sama,” pungkasnya.

Share This Article