Selisik.id – Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD/MI Tahun 2026 menjadi perhatian serius Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang. Data capaian yang diperoleh dari pelaksanaan tes tersebut akan dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi menyeluruh untuk memetakan kualitas pendidikan dasar di daerah.
Evaluasi ini tidak hanya bertujuan melihat capaian akademik siswa, tetapi juga mengukur efektivitas proses pembelajaran yang selama ini diterapkan di masing-masing sekolah. Melalui pemetaan tersebut, Disdikbud berharap dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kota Taman.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparuddin, menjelaskan bahwa hasil TKA menjadi instrumen penting untuk mengetahui kondisi riil pendidikan dasar. Dari data yang tersedia, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi berbagai faktor yang memengaruhi capaian akademik siswa, baik yang berkaitan dengan metode pembelajaran, manajemen sekolah, maupun kualitas pendampingan guru.
Menurutnya, perhatian tidak hanya akan difokuskan pada sekolah yang memperoleh nilai rendah. Disdikbud juga akan mempelajari strategi dan praktik pembelajaran yang diterapkan sekolah-sekolah dengan capaian terbaik agar dapat menjadi contoh bagi sekolah lainnya.
“Ini merupakan yang pertama, maka akan menjadi perhatian yang serius bagi kami menyikapi persoalan ini dan akan melakukan evaluasi menyeluruh terutama proses belajar mengajar,” ujar Saparuddin saat dikonfirmasi, beberapa waktu lalu.
Ia menilai setiap sekolah memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda. Karena itu, proses evaluasi akan dilakukan secara komprehensif agar rekomendasi yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.
Ke depan, Disdikbud berencana menjadikan hasil evaluasi tersebut sebagai dasar penyusunan program peningkatan kompetensi guru, penguatan manajemen sekolah, hingga pengembangan metode pembelajaran yang lebih efektif.
“Harapannya, semoga kualitas pendidikan dasar di Bontang dapat meningkat secara merata dan kesenjangan antarsekolah semakin berkurang,” tandasnya.

