DPPKB Bontang Terima Kunjungan Tim Pusat Soal Mahira

Bontang – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bontang menerima kunjungan dari tim pusat terkait rumah ibadah ramah anak, Kamis (1/9/2022).

Pada kunjungan ini, tim pusat yang terdiri dari Kementerian PPPA RI, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat, dan Konfrensi Waligereja Indonesia (KWI) menyambangi beberapa Rumah Ibadah Ramah Anak yang ada di Kota Bontang. Di antaranya, Gereja Katolik Santo Yosef, Pura Buana Agung, Masjid As Syuhada, dan Masjid Al Muhajirin.

Kunjungan ini dimaksudkan untuk mencari model rumah ibadah layak anak yang akan menjadi percontohan tingkat nasional, yang rencananya akan dilaunching pada peringatan hari anak internasional pada November 2022 mendatang.

“Semoga rumah ibadah ramah anak yang dikunjungi tim dari pusat ini bisa terpilih menjadi percontohan tingkat nasional,” ujar Kepala DPPKB Bontang, Bahauddin.

BACA JUGA:  Cegah Penyalahgunaan Narkoba, DPPKB Bakal Gelar Sosialisasi di Kelurahan Bontang Baru

Dijelaskan Bahauddin, Program Rumah Ibadah Ramah Anak (Mahira) penting adanya. Mengingat kemajuan teknologi komunikasi saat ini telah menyebabkan kecanduan pada anak-anak. Sehingga dengan adanya program Mahira dapat menjadi tempat anak untuk bermain dan melakukan hal positif.

“Program ini nantinya menjadi tempat bagi anak-anak kita untuk bisa beribadah dan melakukan hal-hal positif lainnya. Sehingga tumbuh kembang anak juga lebih terjaga, ” ucapnya.

Sebelumnya, pada 2021 lalu, Program Mahira berhasil membawa empat masjid di Kota Bontang menjadi percontohan. Dan berhasil membawa Kota Bontang meraih juara II tingkat nasional. Empat masjid tersebut yaitu Masjid An Namirah, Al Hijrah, Asy Syuhada, dan Al Muhajirin.

BACA JUGA:  Ini Tugas 11 Kampung KB yang Baru Dibentuk Pemkot Bontang

“Semoga bisa jadi contoh rumah ibadah lain agar memberikan ruang kepada anak-anak untuk beribadah, bermain dan belajar, ” tutupnya.

%d blogger menyukai ini: