Ini Tugas 11 Kampung KB yang Baru Dibentuk Pemkot Bontang

selisik
2 Min Read

Bontang – Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bontang punya pekerjaan baru setelah melaunching 11 kampung Keluarga Berkualitas (KB), pada Kamis (22/9/2022) pagi.

Pekerjaan rumah itu diminta langsung Wakil Wali Kota Najirah saat memberikan sambutan dihadapan tim dan pejabat teras Kota Bontang.

Yakni, mengentaskan kemiskinan, menekan angka stunting, meningkatkan ketahanan keluarga, dan peran penting pola asuh hidup sehat. Selain itu, dengan terbentuknya Kampung KB diharapkan dapat meningkatkan program pemberdayaan masyarakat.

BACA JUGA:  Selain Tempat Ibadah, DPPKB Bakal Buat Rumah Bermain Ramah Anak di Bontang

“Banyak tugas yang harus dipenuhi. Jadi, jangan sampai berhenti di launching saja. DPPKB harus memastikan program peningkatan kampung KB berjalan,” kata Najirah.

Najirah menyebut, kampung KB memiliki peranan penting dalam menekan angka stunting yang cukup tinggi. Diketahui, saat ini angka stunting di Bontang berada di angka 19,6 persen. Paling tinggi diketahui berada di wilayah pesisir Kota Bontang.

BACA JUGA:  Kekerasan Perempuan dan Anak di Bontang Capai 57 Kasus

“Itu harus benar-benar diminimalisasi. 2024 target angka stunting berada di 14 persen,” sambungnya.

Dikonfirmasi terpisah Kepala DPPKB Bontang Bahauddin menyatakan, komitmen untuk membangun pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.

Diyakini banyak program yang akan berjalan. Dari total kampung KB. Satu Kelurahan tahap berkelanjutan, tiga tahap berkembang, dan 11 lainnya tahap dasar.

BACA JUGA:  Optimalkan Rumah Ibadah Ramah Anak, DPPKB Sosialisasi ke Gereja Katolik di Bontang

Empat kampung itu di antaranya Kelurahan Bontang Lestari, Loktuan, Berbas Pantai, dan Gunung Telihan. Sementara sisanya masih tahap dasar.

“Pastinya kami genjot ke depannya. Semua tim bekerja sesuai dengan porsinya, khususnya penanganan stunting,” pungkasnya.

TAGGED:
Share This Article