Dispopar Libatkan Akademisi dan Pokdarwis Rumuskan Arah Pariwisata Bontang

selisik
2 Min Read

Bontang – Upaya memperkuat fondasi pembangunan pariwisata jangka panjang di Kota Bontang ditandai dengan pertemuan lintas sektor yang digelar Bidang Pariwisata Dispopar Bontang pada Kamis (13/11/2025). Rapat tersebut berfokus membahas laporan Tim Kajian Naskah Akademik Raperda Rencana Induk Pembangunan Pariwisata Kota (RIPPARKOT) 2027–2045.

Tidak hanya menghadirkan jajaran internal Dispopar, kegiatan ini turut menggandeng Politeknik Negeri Samarinda sebagai mitra akademik. Dua akademisi pariwisata, I Wayan Lanang Nala dan M. Noor Fauzan, hadir untuk memberikan pandangan ilmiah terkait arah pembangunan pariwisata jangka panjang.

BACA JUGA:  Kuda Sakti Tak Terkalahkan, Rebut Juara Turnamen Catur Bontang 2025

Pertemuan juga melibatkan unsur organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para pemangku wilayah, serta kelompok masyarakat sadar wisata (Pokdarwis). Kehadiran berbagai pihak ini membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam merumuskan naskah akademik.

Kabid Pariwisata Dispopar Bontang, M. Ihsan, menyampaikan bahwa masukan dari para pemangku kepentingan sangat dibutuhkan untuk memastikan penyusunan rencana induk benar-benar sesuai kebutuhan daerah. Diskusi tersebut menghasilkan berbagai tanggapan dan saran yang akan memperkaya isi laporan kajian.

BACA JUGA:  Perkuat Ekonomi Kreatif, Dispopar Bontang Gelar Pelatihan Tas Rajut Bersertifikat

“Harapannya, diskusi ini dapat memperkaya isi dari laporan Naskah Akademik Raperda RIPPARKOT Bontang 2027–2045 sehingga dokumen ini benar-benar mencerminkan kebutuhan dan potensi daerah,” ujarnya.

Melalui keterlibatan banyak pihak, proses penyusunan RIPPARKOT diharapkan dapat menghasilkan arah pembangunan pariwisata yang lebih komprehensif serta mampu mendorong penguatan ekonomi daerah hingga tahun 2045.

“Ini merupakan instrumen penting dalam menggerakkan roda perekonomian Bontang ke depan,” tutupnya.

Share This Article