Agar Anak Tidak Menjadi Korban Pelecehan, Najirah Minta Orang Tua Berikan Edukasi Tentang Seksualitas

selisik
1 Min Read

Bontang – Edukasi kepada anak mengenai bagian tubuh mana yang boleh disentuh dan tidak sangatlah penting. Hal ini bertujuan agar anak tidak menjadi korban pelecehan maupun kekerasan seksual.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah mengatakan tidak sedikit yang menjadi pelaku adalah orang-orang terdekat korban. Bahkan dia pernah mendapati pelaku pelecehan adalah orang tua kandung.

BACA JUGA:  Lantik Pengurus Baru ASIK, Basri Dorong Sektor Pariwisata Tunjang Ekonomi Pascamigas

“Pernah ada kasus pelaku itu bapaknya sendiri, dua orang anaknya diperkosa. Sedangkan usia anak masih sangat muda,” kata dia, Rabu (20/9/2023).

Kata dia, khususnya ibu yang harus lebih aktif memberikan pengetahuan kepada anaknya. Terlebih jika anaknya seorang perempuan. Semisal alat-alat vital apa saja yang tidak boleh disentuh orang lain pada tubuh anak, memandikan anak harus ibu dan hal lainnya.

BACA JUGA:  Tiga Ribu Peserta Ramaikan Bontang City Carnival 2023, Beragam Kebudayaan Ditampilkan

“Agar kasus ini tidak semakin banyak terjadi (pelecehan dan kekerasan seksual),” ucapnya.

Minimnya pengetahun anak dan edukasi orang tua, khususnya ibu soal seksualitas menjadi salah satu jalan masuk terjadinya kekerasan dan pelecehan terhadap anak-anak.

Kemudian kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak saat menggunakan smartphone. Sehingga anak dengan leluasa membuka hingga menonton hal yang kurang layak di media sosial.

BACA JUGA:  255 Rumah Tidak Layak Huni di Bontang Direhab Tahun Ini

“Banyak tontonan di media sosial yang merusak pendidikan anak kita. Jadi orang tua harus aktif mengawasi anaknya,” bebernya. (Adv)

Share This Article