Agar Anak Tidak Menjadi Korban Pelecehan, Najirah Minta Orang Tua Berikan Edukasi Tentang Seksualitas

selisik
1 Min Read

Bontang – Edukasi kepada anak mengenai bagian tubuh mana yang boleh disentuh dan tidak sangatlah penting. Hal ini bertujuan agar anak tidak menjadi korban pelecehan maupun kekerasan seksual.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah mengatakan tidak sedikit yang menjadi pelaku adalah orang-orang terdekat korban. Bahkan dia pernah mendapati pelaku pelecehan adalah orang tua kandung.

BACA JUGA:  HUT Kota Bontang Ke-24, Usung Tema Bergerak untuk Lebih Hebat

“Pernah ada kasus pelaku itu bapaknya sendiri, dua orang anaknya diperkosa. Sedangkan usia anak masih sangat muda,” kata dia, Rabu (20/9/2023).

Kata dia, khususnya ibu yang harus lebih aktif memberikan pengetahuan kepada anaknya. Terlebih jika anaknya seorang perempuan. Semisal alat-alat vital apa saja yang tidak boleh disentuh orang lain pada tubuh anak, memandikan anak harus ibu dan hal lainnya.

BACA JUGA:  Siaga Hadapi Bencana, BPBD Bontang Bekali Puluhan Pegawai Baru

“Agar kasus ini tidak semakin banyak terjadi (pelecehan dan kekerasan seksual),” ucapnya.

Minimnya pengetahun anak dan edukasi orang tua, khususnya ibu soal seksualitas menjadi salah satu jalan masuk terjadinya kekerasan dan pelecehan terhadap anak-anak.

Kemudian kurangnya pengawasan orang tua terhadap anak saat menggunakan smartphone. Sehingga anak dengan leluasa membuka hingga menonton hal yang kurang layak di media sosial.

BACA JUGA:  Wawali Najirah Prihatin Kekerasan Anak di Bontang Capai 51 Kasus per Agustus

“Banyak tontonan di media sosial yang merusak pendidikan anak kita. Jadi orang tua harus aktif mengawasi anaknya,” bebernya. (Adv)

Share This Article