Bontang – Seorang guru SD 006 Teluk Pandan, Kutai Timur (Kutim), bernama Cornelius menjadi korban aksi pembegalan di wilayah Bukit Kusnodo, tepatnya di Jalan Pipa, Bontang, Senin (6/4/2026) malam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 Wita. Informasi awal disampaikan oleh rekan korban sesama guru, Yani, yang menyebut Cornelius diduga diserang oleh lebih dari tiga orang pelaku.
“Informasinya beliau diserang lebih dari tiga orang, dan handphone-nya diambil,” ujar Yani saat dihubungi.
Keterangan lain juga disampaikan Kepala Sekolah SD 006 Teluk Pandan, Ilyas. Ia mengungkapkan, sebelum kejadian, korban sempat menerima telepon dari seseorang yang meminta pertolongan.
Menurutnya, Cornelius mengira panggilan tersebut berasal dari rekannya yang berada di wilayah Suka Rahmat. Korban kemudian berangkat menuju lokasi yang dimaksud, namun justru melewati jalur hingga ke kawasan Tugu Selamat Datang di Bukit Kusnodo.
“Dia pikir temannya yang tinggal di Suka Rahmat minta tolong, tapi dia kelewatan sampai ke Tugu Selamat Datang (Bontang). Setelah itu dia balik, di dekat jalan pipa itu kejadiannya,” ungkap Ilyas.
Saat kembali melintas di Jalan Pipa, korban diduga disergap oleh tiga orang pelaku. Dalam kejadian tersebut, pelaku merampas handphone milik korban.
Akibat aksi itu, Cornelius mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Yani menyebut korban mengalami luka di kepala serta lebam di area mata, sementara Ilyas menambahkan terdapat luka di bagian lutut dan pinggang.
“Lukanya di kepala, lutut sama pinggang,” paparnya.
Korban sempat mendapatkan perawatan medis di RSUD Taman Husada Bontang dan kini telah diperbolehkan pulang.
Hingga berita ini diturunkan, Selisik.id masih berupaya mengonfirmasi kejadian tersebut kepada Kapolsek Teluk Pandan, Kutim serta Kasat Reskrim Polres Bontang untuk mengetahui kronologi lengkap serta tindak lanjut penanganan kasus ini.

