Bontang – Kerusakan Jalan Koi menuju SMP Negeri 7 Bontang akhirnya dipastikan akan diperbaiki tahun ini. Pemkot Bontang menyiapkan anggaran miliaran rupiah setelah kondisi jalan yang amblas tersebut berlangsung sekitar dua tahun tanpa penanganan tuntas.
Kepastian percepatan perbaikan disampaikan Wali Kota Neni Moerniaeni usai meninjau langsung lokasi beberapa waktu lalu. Ia menegaskan perbaikan harus segera dilakukan karena jalur tersebut merupakan akses penting warga sekaligus menuju sekolah.
“Ini akses menuju jalan ke sekolah harus cepat ditanganin. Tahun ini sudah dianggarkan segera dikerjakan,” ujar Neni saat sidak.
Secara terpisah, Kepala Bidang Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas PUPRK Bontang, Edi Suprapto, menyebut alokasi anggaran sekitar Rp1,7 miliar telah disiapkan. Perbaikan akan difokuskan pada pembangunan turap serta penimbunan badan jalan.
Menurutnya, longsor dipicu kontur tanah yang labil dan usia bangunan turap yang sudah tua.
“Sudah kami alokasikan. Tahun ini akan mukus lagi sudah,” tuturnya.
Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), pekerjaan direncanakan berlangsung Maret hingga Juni. Saat ini proses administrasi berupa penandatanganan kontrak dengan perusahaan pelaksana ditargetkan rampung pekan ini.
Kondisi di lapangan menunjukkan kerusakan cukup parah, terutama di sisi tepi sungai. Beberapa bagian badan jalan tampak miring dan retak sehingga pengendara harus memperlambat laju kendaraan. Papan imbauan berhati-hati juga telah dipasang di lokasi.
Informasi kerusakan jalan ini sebenarnya sudah muncul sejak 2024 dan dilaporkan semakin parah pada 2025. Sebelumnya, proyek penanganan sempat dikerjakan oleh CV Afhiya Wirakarya.

