Wacana Eks Pasar Citra Mas Loktuan sebagai Pusat Kuliner Ditolak Dewan

Bontang – Wacana Wali Kota Bontang Basri Rase untuk menjadikan eks Pasar Citra Mas Loktuan sebagai pusat kuliner Kota Taman mendapatkan penolakan dari Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal.

Menurut Faisal, jika pemerintah ingin membangun pusat kuliner berbasis kerakyatan di wilayah Loktuan, sebaiknya dipusatkan di Kampung Selambai.

Sebab, kata dia, Kampung Selambai, diprediksi bakal menjadi kawasan wisata baru di Kota Taman.

Ditambah lagi, di Kampung Selambai sudah ada pusat kuliner masyarakat. Dengan dibangunnya tempat wisata kuliner baru, dipastikan pengunjung yang berkunjung akan terpecah.

“Kalau mau kembangkan kuliner, fokuskan saja yang di Selambai dulu. Perbaiki yang ada,’’ ucapnya.

Faisal mengungkapkan, jika dibangun pusat kuliner di eks lahan Pasar Citra Mas Loktuan, maka berpotensi membuat penjual makanan di pasar baru sepi pembeli. Ini dinilai akan merugikan masyarakat.

BACA JUGA:  UPT Pasar Sebut Ukuran Lapak Pasar Lok Tuan Tidak Bisa Diubah

“Saya tegas menolak kalau mau bagun pusat kuliler lagi. Terlalu banyak,’’ sebut politikus Nasdem ini.

Faisal mengatakan, sebaiknya lahan itu dimanfaatkan sebagai taman. Sebab, sampai sekarang  di Kelurahan Loktuan belum ada fasilitas publik seperti taman. Berbeda dengan daerah lain yang sudah ada.

Padahal, kata dia, warga Loktuan butuh fasilitas publik yang aman dan nyaman. Sehingga bisa berkumpul bersama keluarga dan teman, berolahraga atau sekadar melepas penat sembari duduk santai di taman.

‘’Warga Loktuan saat ini lebih butuh taman kota dan sudah lama sekali didambakan. Dulu di Loktuan kita sering ke Monumen. Tapi sekarang sudah ditutup, tidak ada lagi tempat seperti itu bagi warga Loktuan,’’ ungkapnya.

BACA JUGA:  Pedagang Belum Tempati Bangunan Baru Pasar Citra Mas Loktuan, Fasilitas Banyak Rusak

Sebelumnya, Wali Kota Bontang Basri Rase berencana menjadikan eks Pasar Citra Mas Lok Tuan sebagai pusat kuliner Kota Taman.

Wacana tersebut muncul usai pembongkaran kios pasar di bangunan lama.

Menurut Basri, rencana ini selaras dengan visi misinya Sehingga dinilai cocok untuk masyarakat. Sebab akan berdampak pada kesejahteraan pelaku UMKM.

Ide ini dianggap mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat untuk mandiri.

“Iya nanti akan dibangun kembali tapi bukan bentuk pasar. Semacam tempat pusat makanan (Kuliner),” ucapnya.

%d blogger menyukai ini: