Remaja di Kukar Tewas Ditembak Polisi saat Jarah Batu Bara di Kapal Tongkang

selisik
2 Min Read

Kukar – Seorang remaja berinisial MR (17) di Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim) tewas usai ditembak polisi. Penambakan terjadi saat MR dan rekan-rekannya diduga melakukan penjarahan batu bara di atas kapal tongkang.

“Jadi yang bersangkutan memang ada dugaan akan mengambil batu bara atau mencuri batu bara yang ada di kapal tongkang tersebut,” jelas Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastya dikutip dari detikcom, Selasa (28/3/2023).

BACA JUGA:  Bripka RR dan Bharada E Lawan Skenario Ferdy Sambo di Kasus Brigadir J

Peristiwa tersebut terjadi di perairan Muara Berau, Kecamatan Muara Badak, Kukar pada Minggu (26/3) pukul 05.00 Wita. Saat itu anggota melakukan patroli dan mendapati masyarakat melakukan penjarahan batu bara.

“Saat mereka sandar (di kapal tongkang), diingatkan (polisi) dan diberikan tembakan peringatan, cuman saat diberikan tembakan peringatan ada terkena salah satu awak kapal itu,” terangnya.

BACA JUGA:  Pelanggan KFC di AS Tembak Karyawan Gegara Kehabisan Jagung

Yusep menjelaskan saat itu terdapat 4 kali tembakan peringatan dari kepolisian. Salah satunya mengenai MR yang saat itu berada di atas kapal kelotok.

Terkait kasus tersebut, polisi yang melakukan penembakan berinisial AN telah diperiksa guna proses penyelidikan.

“Masih kita proses semuanya. Prosesnya masih lidik. Jadi kebetulan kasus ini masih dalam penyelidikan, setelah itu baru dilimpahkan ke Polda Kaltim, karena penanganannya diambil alih Polda,” kata Yusep.

BACA JUGA:  Komnas HAM Pertanyakan Motif Polisi Geledah Rumah Ferdy Sambo

Sementara itu, mengenai penjarahan, polisi belum menetapkan tersangka atas kasus pencurian batu bara.

“Belum masih berupa saksi, termasuk rekan-rekannya MR semua kita dalami dulu,” pungkasnya.

Share This Article