Marthinus Minta Pansus Pertambangan Cepat Terealisasi

Bontang – Persoalan tambang batu bara di Kalimantan Timur tak juga mendapatkan penanganan yang serius. Salah satunya kasus dugaan pemalsuan surat keputusan (SK) gubernur Kaltim terhadap 21 IUP. Kasus itu belum ada tindakan berarti yang dilakukan.

Situasi tersebut sempat direspons dengan akan dibentuknya pansus pertambangan di DPRD Kaltim. Namun hingga kini juga belum menemui titik temu.

Dikatakan anggota Komisi 1 DPRD Kaltim Marthinus, dirinya beberapa kali melakukan instruksi saat sidang paripurna terkait pansus pertambangan.

“Saya minta segera dibuatkan pansus tapi kami masih menunggu informasi pimpinan karena ini mekanismenya dirapatkan pimpinan dulu baru diserahkan ke komisi atau dibuatkan pansus,” ucapnya.

Namun dirinya meyakini bahwa dalam waktu dekat hal tersebut sudah bisa diputuskan. Sebab menurut legislator PDI-Perjuangan tersebut persoalan tambang batu bara menjadi persoalan yang mesti dituntaskan.

BACA JUGA:  SK Mendagri Terbit, Hasanuddin Mas'ud Resmi Duduki Kursi Ketua DPRD Kaltim

“Mengapa harus serius, karena persoalan ini mendapatkan perhatian khusus juga dari Presiden, Kapolri dan Panglima TNI,” ucapnya.

Dirinya juga menambahkan bahwa persoalan tambang batu bara yang sampai hari ini menimbulkan dampak negatif harus segera diurai masalahnya dan ditemukan solusinya.

“Harus diperbaiki kondisi pertambangan kita di Kaltim, jangan sampai rusak semua baru kita sadar,” ucapnya. (mw/ADV/DPRD Kaltim)

%d blogger menyukai ini: