Selisik.id – Sebanyak 12 kursi kosong pada jalur afirmasi dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMPN 8 Bontang akan dialihkan ke jalur prestasi akademik. Kebijakan tersebut diambil setelah jumlah pendaftar afirmasi tidak memenuhi kuota yang telah disediakan sekolah.
Kepala SMPN 8 Bontang, Eko Yuli, menjelaskan bahwa sekolah menyiapkan 35 kursi untuk jalur afirmasi yang diperuntukkan bagi sejumlah kategori penerima sesuai ketentuan pemerintah daerah. Namun hingga penutupan pendaftaran tahap pertama, hanya 23 calon siswa yang memenuhi syarat dan mendaftar.
“Dari 23 pendaftar itu, 14 siswa berasal dari kategori keluarga kurang mampu (gakin), tujuh siswa merupakan anak guru dan tenaga kependidikan (GTK), serta masing-masing satu siswa dari kategori inklusi dan wilayah pesisir,” ujarnya.
Minimnya jumlah pendaftar dari kategori inklusi dan wilayah pesisir menjadi penyebab utama tidak terserapnya kuota afirmasi secara maksimal. Sementara itu, jalur domisili justru mengalami persaingan ketat dengan jumlah pendaftar yang memenuhi daya tampung yang tersedia.
Mengacu pada petunjuk teknis SPMB 2026, sisa kuota afirmasi yang tidak terisi dapat dialihkan ke jalur lain. Karena itu, 12 kursi yang tersisa akan ditambahkan ke kuota jalur prestasi akademik.
Menurut Eko, langkah tersebut dilakukan agar seluruh daya tampung sekolah dapat dimanfaatkan secara optimal dan tidak ada kursi yang terbuang.
“Persaingan nantinya mengacu pada perpaduan nilai ujian sekolah dan Tes Kemampuan Akademik (TKA),” jelasnya.
Ia menambahkan, jalur prestasi diperkirakan menjadi salah satu jalur yang paling kompetitif karena seluruh peserta akan diperingkat berdasarkan capaian akademik. Nilai ujian sekolah dan hasil TKA menjadi komponen utama dalam proses seleksi.
Dengan adanya tambahan 12 kursi tersebut, peluang calon peserta didik yang ingin masuk melalui jalur prestasi menjadi lebih besar.
“Harapannya, pengalihan kuota ini dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa berprestasi sekaligus memastikan seluruh daya tampung yang telah disediakan pemerintah terisi secara maksimal sesuai kebutuhan masyarakat,” tandasnya.

