Formasi Guru Kelas Paling Diminati, Disdikbud Bontang Pastikan Seluruh Kebutuhan Guru Tetap Terpenuhi

selisik
3 Min Read

Selisik.id – Formasi guru kelas menjadi posisi yang paling banyak diminati dalam proses rekrutmen guru pengganti yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang tahun 2026. Tingginya jumlah pelamar pada formasi tersebut menunjukkan besarnya minat tenaga pendidik untuk mengisi kebutuhan guru kelas di sekolah-sekolah negeri yang tersebar di Kota Bontang.

Berdasarkan data Disdikbud, jumlah pelamar untuk formasi guru kelas mencapai 128 orang. Angka tersebut jauh melampaui kuota yang tersedia, yakni hanya 20 formasi. Kondisi ini membuat persaingan pada posisi guru kelas menjadi yang paling ketat dibandingkan formasi lainnya yang dibuka dalam seleksi tahun ini.

Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang, Kisto, mengatakan tingginya minat pada formasi guru kelas memang sejalan dengan jumlah kuota yang disediakan pemerintah. Menurutnya, kebutuhan guru kelas di sekolah-sekolah memang lebih besar dibandingkan bidang studi tertentu sehingga alokasi formasinya juga lebih banyak.

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Ingatkan Guru Pengganti Bukan Berstatus ASN

“Kalau saya lihat itu memang termasuk juga kuotanya paling banyak, guru kelas. Guru kelas itu ada 128 pendaftar dari kuota 20,” ujar Kisto, Kamis (11/6/2026).

Meski terjadi penumpukan pelamar, Disdikbud memastikan distribusi pendaftar secara keseluruhan masih dalam kategori ideal. Seluruh bidang yang dibutuhkan, baik untuk jenjang sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama, telah mendapatkan jumlah pelamar yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik yang ada.

BACA JUGA:  Hanya Satu SD Negeri Penuhi Kuota SPMB, Sebagian Besar Sekolah Masih Kekurangan Siswa

Ia juga menjelaskan bahwa secara umum seluruh formasi yang dibuka berhasil menarik minat pelamar. Tidak ada satu pun bidang yang sepi pendaftar atau gagal memenuhi jumlah kebutuhan minimal yang telah ditetapkan oleh Disdikbud.

“Kalau berdasarkan kami cek semua formasi yang kami butuhkan, itu semua-semuanya ada yang mendaftar dan kuotanya tercukupi,” jelasnya.

Menurut Kisto, kondisi tersebut menjadi kabar baik bagi pemerintah daerah karena menunjukkan ketersediaan tenaga pendidik masih cukup memadai. Dengan banyaknya pelamar yang mengikuti seleksi, Disdikbud memiliki kesempatan untuk memilih kandidat terbaik sesuai kebutuhan sekolah.

Ia menyebutkan bahwa secara rata-rata tingkat persaingan pada rekrutmen guru pengganti tahun ini berada pada rasio sekitar satu banding empat. Artinya, untuk setiap satu kursi yang tersedia, terdapat sekitar empat pelamar yang bersaing memperebutkannya.

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Tutup Tahapan SPMB SD, Tak Ada Lagi Perpanjangan Pendaftaran

“Jadi rata-rata memang perbandingannya satu banding empat,” terangnya.

Kisto optimis proses rekrutmen tahun ini dapat menghasilkan tenaga pendidik yang berkualitas dan siap ditempatkan di sekolah-sekolah yang membutuhkan.

“Dengan seluruh formasi telah terisi oleh pelamar yang memenuhi syarat, kebutuhan guru pengganti di SD maupun SMP di Kota Bontang diharapkan dapat terpenuhi secara optimal menjelang tahun ajaran baru,” tutupnya.

TAGGED:
Share This Article