Samarinda – Pemerintah memasok 98.000 liter air bersih guna menanggulangi krisis pasokan air bersih masyarakat akibat dampak fenomena intrusi air laut di Kota Samarinda.
“Penyaluran pasokan air bersih darurat sebanyak 98.000 liter ini disalurkan langsung untuk menjangkau 2.440 jiwa penerima manfaat terdampak,” kata Kepala BWS Kalimantan IV Samarinda Andri Rachmanto Wibowo di Samarinda, Selasa dilansir Antara.
Fenomena intrusi air laut memicu lonjakan kadar klorida di aliran Sungai Mahakam hingga melampaui batas ambang aman 250 ppm.
Andri menyampaikan, lonjakan keasinan air baku tersebut memaksa sebanyak 10 instalasi pengolahan air (IPA) di Kota Samarinda melakukan penyesuaian jam operasional.
“Guna mengatasi keterbatasan pasokan air bersih warga, armada mobil tangki berkapasitas 4.000 liter diterjunkan secara langsung dan berkelanjutan ke titik pemukiman terparah,” ujar Andri.
Penyaluran air bersih darurat BWS Kalimantan IV mencakup wilayah Sambutan sebanyak 8.000 liter untuk memenuhi kebutuhan harian 147 jiwa.
Tim BWS Kalimantan IV juga menyuplai 8.000 liter air bersih bagi 124 jiwa di Kecamatan Palaran sejak awal September 2026.
“Pasokan air bersih BWS turut disalurkan sebesar 8.000 liter untuk 93 jiwa di Samarinda Utara dan 8.000 liter bagi 88 warga Anggana,” tutur Andri.
Dukungan penyaluran air bersih darurat tersebut bersinergi bersama Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Timur.
Bersama BPBPK Kaltim, pihaknya mencatatkan pendistribusian air terbesar di kawasan Palaran dengan total volume mencapai 38.000 liter untuk melayani 1.008 jiwa.
“Sinergi BPBPK Kaltim juga memasok 28.000 liter air bersih guna membantu pasokan air baku bagi 980 jiwa di Samarinda Utara,” kata Andri.
Layanan penyiapan distribusi air bersih darurat diselenggarakan secara cuma-cuma tanpa dipungut biaya apapun bagi seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.
Masyarakat di kawasan terdampak dapat mengajukan permohonan bantuan darurat melalui layanan saluran siaga hotline resmi milik BWS Kalimantan IV.
“Warga yang membutuhkan pasokan air bersih dapat menghubungi Satgas Tanggap Darurat Bencana Kekeringan melalui nomor hotline 0823-2111-4496,” ujar Andri.

