Kebakaran Landa Big Mall Samarinda, Diduga Akibat Korsleting Listrik

selisik
2 Min Read

Samarinda – Kebakaran melanda Big Mall Samarinda, Jalan Untung Suropati, No 8, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Selasa (3/6).

Melansir Kaltimpost.id, kejadian nahas itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.05 Wita, dan mengejutkan warga sekitar serta pengunjung dan karyawan mal yang masih berkegiatan.

Setidaknya 25 orang mengalami sesak napas, sementara tujuh tenant yang sebagian besar bergerak di sektor pakaian dan aksesoris terbakar.

BACA JUGA:  Kebakaran Big Mall Samarinda Picu Efek Ekonomi Berlapis

Proses pemadaman berlangsung dramatis. Tim pemadam kebakaran yang dibantu relawan bekerja keras selama tiga jam untuk mengendalikan api. Kendala sempat muncul karena sejumlah pintu mal dalam kondisi terkunci.

“Proses pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar tiga jam. Salah satu kendalanya, beberapa terkunci,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Samarinda, Hendra.

Asap tebal menyelimuti hampir seluruh bagian mal, bahkan merembet ke area Hotel FUGO Samarinda yang berada satu kompleks.

BACA JUGA:  Sempat Tutup Akibat Kebakaran, Big Mall Samarinda Kembali Dibuka

Demi keamanan, petugas mengevakuasi sejumlah karyawan hotel. Belasan mobil ambulans disiagakan di lokasi dan tampak hilir mudik di area parkir.

Pantauan di lapangan menunjukkan asap mengepul dari dalam gedung, membuat jarak pandang terbatas dan menyulitkan evakuasi.

“Sekitar 25 korban sesak napas langsung dilarikan ke rumah sakit. Beberapa di antaranya adalah petugas pemadam dan relawan,” jelas Hendra.

BACA JUGA:  Big Mall Samarinda Ditutup Sementara untuk Investigasi Insiden Kebakaran

Korban dibawa ke RS Dirgahayu, RS Hermina, dan RSUD AW Sjahranie. Beruntung, tidak ada laporan korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut.

Terkait penyebab kebakaran, Hendra belum bisa memberikan kepastian. Namun, dugaan sementara mengarah pada sistem kelistrikan.

“Untuk sementara dugaan awal adalah korsleting. Tapi apakah ada sabotase atau benar korsleting, dan lain sebagainya, Itu semua masih dalam penyelidikan kepolisian,” pungkasnya.

Share This Article