Jalan Kutim-Berau Rawan Longsor, Pemudik Diimbau Waspada

selisik
2 Min Read

Berau – Jalur darat Kutim-Berau di Kalimantan Timur menjadi perhatian menjelang arus mudik lebaran Idulfitri 1446 H. Berdasarkan pengamatan dan informasi dari masyarakat, beberapa titik longsor telah teridentifikasi dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Kabid Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, mengungkapkan bahwa sekitar minggu lalu terdapat beberapa titik longsor yang cukup mengkhawatirkan di jalur tersebut.

BACA JUGA:  Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Loktuan Terjadi Hari Ini

“Terkait kondisi jalur Kutim-Berau kami berkordinasi ke pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional melalui PPK yang menangani ruas Wahau-Kelay dan Kelay-Labanan,” jelasnya, melansir kaltimtoday.co.

Kemudian, di Kecamatan Kelay titik longsor telah ditangani. Memang, Junaidi mengatakan untuk jalan sudah tidak rusak, namun longsor menjadi salah satu kendala yang perlu diwaspadai.

Titik longsor dapat membahayakan pengguna jalan, karena lalu lintas tertutup dan hampir setengah. Sedangkan ruas jalan Berau-Kutim hanya satu, dan jalan Kelay adalah akses satu-satunya.

BACA JUGA:  Jelang Lebaran 2026, Pemprov Kaltim Klaim Harga Bahan Pokok Stabil Meski Cabai Melonjak

“Terlebih menyambut Idulfitri 1446 H dan arus mudik, hal itu perlu dikhawatirkan. Dari informasi pihak PPK Jalan Nasional Poros Kelay-Labanan, titik longsor telah ditangani pada hari Selasa, tanggal 18 Maret 2025 lalu,” jelasnya.

“Nantinya ruas jalan ini akan terus kami pantau dan berkordinasi dengan pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional ketika ada kondisi yang perlu penanganan segera,” sambungnya.

BACA JUGA:  Muhammadiyah Tetapkan Puasa Ramadan 11 Maret, Lebaran 10 April 2024

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berpergian nantinya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Berau, Andi mengatakan bahwa belum ada pembentukan posko pengamanan terpadu pada wilayah Kutim-Berau.

“Sementara belum ada,” ungkapnya.

TAGGED:
Share This Article