Honorer Bontang Terima THR Rp 1 Juta

Bontang – Tenaga honorer di Bontang bakal mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) senilai Rp 1 juta. Penyaluran dilakukan pada H-10 sampai H-5 lebaran.

Meski demikian dikatakan Sekkot Bontang Aji Erlynawati nominalnya tidak sama rata. Pasalnya tenaga honorer dinilai berdasarkan kriteria yang menjadi tugas mereka. Format penilaian kinerja disusun masing-masing pimpinan organisasi perangkat daerah ke Badan Kepengawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

“Mereka bisa mencapai THR 100 persen jika penilaian kinerjanya minimal 85 persen,” ucapnya.

Sementara mengenai tenaga yang belum genap mengabdi kurun satu tahun bakal mengacu regulasi. Saat ini, Peraturan Pemerintah terkait pemberian THR dan Gaji ke-13 masih dalam penggodokan di Bagian Hukum Setkot Bontang. Nantinya regulasi itu akan dijabarkan lebih rinci dalam perwali.

“BPKSDM yang akan menghitungnya,” tutur dia.

Sementara, untuk THR pegawai negeri sipil (PNS), jumlah besaran yang didapatkan ialah satu kali gaji. Mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dalam bentuk uang, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum. Artinya tidak termasuk tunjangan kinerja

Iin belum bisa memastikan apakah pejabat eselon dua ke atas memperoleh tambahan penghasilan tersebut. Akan tetapi jika merujuk PP, maka kepala dinas, asisten setkot, hingga sekretaris kota berhak mendapatkannya.

“Kami akan lihat lebih lanjut, apakah diperbolehkan atau tidak,” terangnya.

Diketahui, Pemkot Bontang telah mengalokasikan anggaran THR PNS sebesar Rp 13,5 miliar. Sementara total pos anggaran THR tenaga honorer yakni Rp 1,9 miliar. Jika dijumlahkan maka keluar angka Rp 15,4 miliar. Sementara untuk gaji ke-13 penyalurannya akan dilakukan ketika mendekati tahun ajaran Pendidikan baru. Jumlahnya pun sama yakni satu kali pendapatan. (*)