Bontang – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menyerahkan sebanyak 1.651 unit tablet pintar kepada sembilan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Bontang. Penyerahan dilakukan pada Selasa (4/11/2025) di Autis Centre dan menjadi bagian dari upaya memperkuat transformasi digital dalam dunia pendidikan.
Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, menjelaskan bahwa seluruh perangkat pintar telah diserahkan kepada sembilan kepala sekolah disertai berita acara serah terima. Program ini ditujukan bagi siswa kelas IX dengan sistem pinjam pakai di sekolah.
“Kalau sebelumnya baru penyerahan secara simbolis, kini semuanya sudah kami distribusikan. Takut juga lama-lama kami tampung barang Rp 14 miliar ini di kantor,” katanya.
Adapun rincian distribusi tablet yakni SMPN 1 (315 unit), SMPN 2 (258 unit), SMPN 3 (197 unit), SMPN 4 (179 unit), SMPN 5 (219 unit), SMPN 6 (106 unit), SMPN 7 (137 unit), SMPN 8 (132 unit), dan SMPN 9 (108 unit).
Selain itu, Abdu Safa mengingatkan agar pihak sekolah dan siswa menjaga perangkat tersebut dengan baik karena merupakan aset pemerintah. Setiap tablet juga dilengkapi garansi selama satu tahun. Jika terjadi kerusakan setelah masa garansi berakhir, pihak sekolah berkewajiban melakukan penggantian.
“Karena ini aset pemerintah yang dipinjamkan, jadi nanti kalau dikembalikan juga masih bisa beroperasi,” tegasnya.
Sekretaris Disdikbud Bontang, Saparudin, menambahkan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pemerataan akses teknologi bagi pelajar. Tablet pintar tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengajar, mempermudah akses materi ajar, serta memperkuat literasi digital siswa.
“Tablet ini dikhususkan untuk menunjang proses belajar mengajar peserta didik di kelas,” ujarnya.
Melalui program ini, Disdikbud Bontang berharap siswa semakin termotivasi untuk belajar, mampu beradaptasi dengan teknologi, dan mendukung terwujudnya sistem pembelajaran digital yang merata di seluruh sekolah.

