Digitalisasi Pelayanan Makin Optimal, MPP Bontang Padukan Sistem Manual dan Elektronik

selisik
2 Min Read

Selisik.id – Transformasi pelayanan publik terus dilakukan Pemerintah Kota Bontang melalui pengembangan sistem pelayanan berbasis digital di Mal Pelayanan Publik (MPP).

Kini, pelayanan di MPP tidak hanya mengandalkan tatap muka di loket, tetapi juga telah terintegrasi dengan sistem elektronik yang memudahkan masyarakat.

Langkah digitalisasi ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan pelayanan cepat, praktis, dan efisien. Kehadiran sistem elektronik dinilai mampu mengurangi antrean fisik sekaligus mempercepat proses administrasi di lingkungan MPP.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu DPMPTSP Kota Bontang Muhammad Aspiannur, mengatakan pemanfaatan teknologi digital memberikan dampak besar terhadap efisiensi pelayanan publik di daerah.

BACA JUGA:  Dokter Maksimal Miliki Tiga SIP, DPMPTSP Bontang Perketat Pengawasan Digital

“Pemanfaatan sistem elektronik membuat proses pelayanan menjadi jauh lebih cepat karena input data dan verifikasi dokumen dapat dilakukan otomatis melalui sistem yang terintegrasi,” ujar Aspiannur.

Menurutnya, masyarakat Bontang kini mulai terbiasa menggunakan layanan mandiri berbasis digital. Warga tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pelayanan tatap muka karena sebagian besar proses administrasi dapat dilakukan melalui perangkat gawai masing-masing.

BACA JUGA:  Ekonomi Pesisir Menggeliat, Izin Usaha Homestay di Bontang Kuala Resmi Terbit

Melalui sistem hybrid tersebut, masyarakat dapat mengunggah dokumen persyaratan dari rumah dan hanya datang ke MPP pada tahap akhir penyelesaian administrasi.

“Skema ini efektif memangkas waktu tunggu di ruang pelayanan,” timpalnya.

Selain itu, integrasi data antara pemerintah daerah dengan instansi pusat membuat validitas dokumen semakin terjamin. Risiko kesalahan input data oleh petugas juga dapat diminimalkan melalui sistem otomatisasi digital.

Meski digitalisasi terus diperluas, pelayanan manual tetap dipertahankan untuk masyarakat yang belum terbiasa menggunakan teknologi informasi. DPMPTSP juga menyiapkan petugas pendamping di area pelayanan mandiri untuk membantu warga mengoperasikan sistem elektronik.

BACA JUGA:  DPMPTSP Akan Jemput Bola ke Kawasan Industri, Genjot Pemanfaatan Videotron

“Pelayanan tatap muka tetap kami pertahankan agar seluruh masyarakat tetap terlayani dengan baik. Kami ingin transformasi digital ini berjalan tanpa meninggalkan masyarakat yang belum terbiasa dengan teknologi,” tambah Aspiannur.

Share This Article