Jalan Pattimura Bontang Ditutup Satu Jalur Mulai Oktober, Pengendara Diminta Cari Akses Alternatif

selisik
2 Min Read

Bontang – Pengendara yang melintas di Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, Kota Bontang, perlu bersiap menghadapi perubahan arus lalu lintas. Mulai Oktober 2026, ruas tersebut akan diberlakukan sistem satu jalur selama pekerjaan peninggian badan jalan berlangsung.

Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kota Bontang Gunawan mengatakan, pengaturan arus lalu lintas dilakukan karena salah satu sisi jalan akan ditutup sementara untuk mendukung pekerjaan konstruksi.

“Penerapan satu jalur mulai minggu kedua bulan Oktober,” kata Gunawan.

BACA JUGA:  Sektor Konstruksi Kaltim Tumbuh Melesat pada 2023

Pekerjaan peninggian badan jalan berada di depan Alfamidi hingga sekitar 300 meter ke arah berikutnya. Selama pengerjaan, kendaraan tidak dapat melintas pada jalur yang sedang dikerjakan.

Gunawan meminta masyarakat, khususnya pengendara, memperhatikan perubahan arus tersebut dan menggunakan akses jalan lain selama pekerjaan berlangsung.

“Kami informasikan terlebih dahulu agar pengendara lewat akses jalan lain. Ini hanya bisa dilintasi satu jalur,” ucapnya.

Selain peninggian badan jalan, proyek tersebut juga mencakup pembangunan drainase dan bahu jalan. Namun, bahu jalan tidak dibangun sepanjang ruas Pattimura.

BACA JUGA:  Gubernur Kaltim Kecewa Pembangunan RS Korpri Molor

Pembangunan bahu jalan diprioritaskan pada titik yang terdampak genangan atau banjir, salah satunya ruas dari depan Alfamidi hingga kawasan Workshop GMS.

Sementara itu, dari Jalan Pattimura menuju Jalan KS Tubun, pekerjaan difokuskan pada pembangunan drainase di kedua sisi jalan.

Proyek drainase tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp15,8 miliar dan dikerjakan PT Pitu Babbana Binanga asal Kabupaten Berau.

BACA JUGA:  Progres Pembangunan Turap di Kelurahan Gunung Elai Capai 5,5 Persen

Hingga saat ini, progres pekerjaan tercatat mencapai 40,86 persen. Gunawan menyebut pengerjaan masih sesuai jadwal dengan deviasi plus.

Pemkot Bontang menargetkan pekerjaan drainase, peninggian badan jalan, dan pembangunan bahu jalan tersebut rampung pada awal Desember 2026.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya pengendara, ini untuk pembangunan fasilitas,” pungkas Gunawan.

Share This Article