Bontang – Pemkot Bontang mengalokasikan dana Rp17 miliar di APBD 2023 untuk pembuatan tebing penahan longsor di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan.
Pasalnya, lokasi tersebut berpotensi mengalami longsor. Hal ini diperparah dengan tidak adanya tumbuhan atau pohon yang menjadi penahan tebing tersebut. Belum lagi, tepi jalan semakin terkikis ketika hujan.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga PUPRK Bontang, Anwar Nurdin menjelaskan, sejak beberapa tahun lalu pihaknya sudah melakukan pendataan titik mana saja yang berpotensi longsor di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta, M. Roem dan Urip Sumaharjo.
Bahkan, di 2018 perencanaan untuk pembuatan tebing jalan sudah ada. Namun, baru di 2023 ini dilakukan perbaikan lantaran terbatasnya anggaran yang ada.
“Berbagai upaya sudah dilakukan selama ini, mulai dari ajukan Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Kaltim sampai Dana Alokasi Khusus (DAK) di pemerintah pusat,” ucapnya, Senin (2/1/2023).
Menurut Anwar, lelang pengawasan untuk proyek tersebut sudah dilakukan. Kemungkinan besar lelang fisik akan dilakukan pada pekan kedua di Februari nanti. Estimasi pengerjaan diprediksi akan menelan waktu selama 10 bulan dengan skema memakai tiang pancang.
Meski demikian, Anwar belum bisa menjelaskan berapa ketinggian tebing penahan badan jalan. Mengingat akan menyesuaikan kedalaman saat pemancangan.
“Dananya Rp17 miliar menyesuaikan harga satuan terbaru saat ini. Panjang pembuatan tebing 100 meter lah kira-kira,” jelasnya.

