ISPA Meledak di Kaltim, Warga Diminta Kembali Pakai Masker

selisik
2 Min Read

Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah menyusul lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga 20 persen akibat musim kemarau.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Jaya Mualimin di Samarinda, Minggu, mengatakan terdapat peningkatan kasus ISPA di sejumlah kabupaten/kota seiring kondisi kemarau

“Peningkatan tersebut masih berada pada kisaran 10–20 persen, masuk peningkatan kasus fluktuatif wajar karena siklus musiman,” kata Jaya.

BACA JUGA:  Polda Kaltim Tetapkan 3 Tersangka Kasus Karhutla di Kukar dan Berau

Berdasarkan data Dinkes Kaltim sejak Januari sejumlah daerah mencatat kasus ISPA cukup tinggi.

Kota Balikpapan tercatat sebanyak 66.468 kasus, disusul Samarinda 48.230 kasus, Kutai Kartanegara 29.153 kasus, dan Kutai Barat 7.562 kasus.

Menurut dia, risiko gangguan saluran pernapasan meningkat akibat paparan debu di tengah kondisi cuaca yang kering dan berangin.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan perlindungan diri, terutama saat beraktivitas di luar ruangan,” jelasnya.

Menurut Jaya, kondisi kemarau menyebabkan tingkat kekeringan meningkat. Kondisi tersebut, ditambah dengan angin yang cukup kencang, membuat debu lebih mudah beterbangan dan berpotensi mengganggu saluran pernapasan.

BACA JUGA:  8 Kasus Karhutla Masuk Penyidikan Polda Kaltim, Korporasi Mulai Dibidik

Paparan debu tersebut perlu diantisipasi, terutama oleh anak-anak dan kelompok rentan. Langkah sederhana seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dinilai dapat membantu mengurangi risiko penularan.

Selain memakai masker, masyarakat juga diimbau memperhatikan kondisi kesehatan dan segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) apabila mengalami keluhan atau gejala gangguan pernapasan.

“Dinas Kesehatan bersama jajaran di daerah terus memantau kondisi kesehatan masyarakat dan mendorong langkah pencegahan. Kami berharap masyarakat turut menjaga kesehatan,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Warga Kaltim Diminta Waspadai ISPA Akibat Asap Karhutla

Ia menegaskan, langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltim dalam mengantisipasi dampak musim kemarau sekaligus menjaga kesehatan masyarakat agar tetap sehat dan produktif di tengah kondisi cuaca ekstrem.

 

TAGGED:
Share This Article