Vokasi Industri D3 Pupuk Kaltim, Siapkan 24 Putra Putri Fakfak Jadi SDM Andal

selisik
4 Min Read

Selisik.id – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menggelar Program Vokasi Diploma 3 (D3) dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul dan berdaya saing, khususnya di kawasan timur Indonesia. Sebanyak 24 peserta dari Kabupaten Fakfak, Papua Barat, akan mengikuti program untuk ditempa menjadi tenaga andal sesuai kebutuhan industri.

Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pupuk Kaltim, Bambang Haryanto, mengatakan program ini merupakan bentuk kesinambungan komitmen perusahaan dalam membangun kualitas SDM daerah, sekaligus mempersiapkan generasi muda memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

Program ini hasil kerja sama Pupuk Kaltim dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), melalui Politeknik ATI Makassar. Pendidikan dirancang dengan konsep link and match antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran teori, tetapi juga pengalaman praktik langsung di lingkungan industri Pupuk Kaltim.

“Pendekatan vokasi memberi keseimbangan antara kompetensi akademik dan keterampilan praktis. Para peserta akan memperoleh pengalaman terkait standar kerja, kedisiplinan, hingga kompetensi teknis yang dibutuhkan industri,” terang Bambang, saat pelepasan peserta di Kantor Bupati Fakfak, Papua Barat, Kamis (6/8/2026).

BACA JUGA:  Mudik Asyik Bersama BUMN 2024, Pupuk Kaltim Fasilitasi 280 Pemudik Asal Bontang dan Samarinda

Dijelaskan Bambang, proses seleksi dilaksanakan pada Juli 2026, dengan total 102 calon yang diundang dari berbagai kampung di Kabupaten Fakfak. Dari jumlah tersebut, akhirnya 24 peserta dinyatakan lolos sesuai kuota yang tersedia.

Sebelum memulai perkuliahan, seluruh peserta diberangkatkan menuju Makassar, untuk mengikuti pendidikan bela negara selama 10 hari, yang berfokus pada pembinaan mental dan fisik. Setelah itu, peserta akan mulai perkuliahan di Politeknik ATI Makassar sebagai bagian dari Program Vokasi D3 Pupuk Kaltim.

“Selama menjalani pendidikan, peserta akan memperoleh pembelajaran berdasarkan kurikulum vokasi yang diarahkan untuk membentuk kompetensi teknis dan profesional sesuai kebutuhan industri,” tandas Bambang.

Setelah pembekalan teori di ATI Makassar, seluruh peserta baru ditempatkan di berbagai unit kerja Pupuk Kaltim untuk mengikuti praktik langsung dunia industri. Pengalaman tersebut menjadi nilai tambah dalam memperkuat kesiapan peserta saat memasuki dunia kerja.

BACA JUGA:  Dukung Percepatan Transisi Energi, Pupuk Kaltim Bekali Masyarakat Keterampilan Konversi Motor Listrik

Hal ini sekaligus  menjadi upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda daerah, dengan menciptakan kesinambungan antara pengembangan SDM dan kebutuhan pembangunan industri di kawasan Timur Indonesia.

“Kami harap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, menyelesaikan pendidikan sesuai target, dan nanti kembali berkontribusi bagi pembangunan Fakfak maupun kemajuan industri,” tambah Bambang.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan, yang melepas langsung para peserta menegaskan program vokasi Pupuk Kaltim merupakan kesempatan berharga yang tidak dimiliki semua orang. Untuk itu, Samaun meminta peserta mengikuti pendidikan dengan baik sebagai bekal membangun masa depan.

Terlebih pembangunan kawasan industri harus diikuti kesiapan masyarakat agar putra-putri daerah dapat mengambil peran secara optimal. Pendidikan dan peningkatan kompetensi menjadi fondasi penting, agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi bagian dari perkembangan industri di daerah.

“Hari ini Pupuk Kaltim menerima kalian, dan ini adalah peluang yang tidak boleh disia-siakan. Masa depan sudah terbuka, tinggal bagaimana kita membentuk diri sendiri karena tidak semua orang memiliki kesempatan ini,” ujar Samaun.

BACA JUGA:  Mendominasi hingga Final, Pupuk Kaltim Pertahankan Gelar Juara Pupuk Indonesia Basketball Cup 2024

Samaun juga menyampaikan apresiasi kepada Pupuk Kaltim yang secara berkelanjutan memberikan perhatian terhadap pengembangan SDM putra-putri Fakfak. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan dunia industri menjadi langkah penting dalam menciptakan SDM lokal yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan.

Hal ini sejalan dengan upaya Pemkab Fakfak dalam mempersiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten, guna menghadapi pembangunan kawasan industri pupuk yang akan hadir. Dia pun berharap seluruh peserta mampu menyelesaikan pendidikan dan kelak menjadi tenaga profesional yang dapat berkarier di sektor industri.

“Harapan kami, kalian semua bisa menyelesaikan pendidikan dengan baik. Jangan sia-siakan kesempatan yang sudah diberikan. Jadilah tenaga profesional yang nantinya bisa berkarier di Pupuk Kaltim maupun sektor industri lainnya,” pesan Samaun Dahlan.

Share This Article