Tokoh Masyarakat Wilayah Buffer Zone Menilai Dukungan PKT Sudah Maksimal

Bontang – Perhatian PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) dinilai sudah maksimal terhadap masyarakat yang tinggal di Wilayah Buffer Zone. Bahkan berbagai program yang disuguhkan perusahaan pupuk tersebut dinilai banyak memberikan manfaat. Terutama untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

Ketua Lembaga Adat Kutai Guntung, Darmawi menuturkan, perusahaan PKT banyak memberikan manfaat kepada masyarakat. Bahkan warga diberikan program yang bisa membangun Guntung lewat pengembangan wisata.

“Apa yang dituntut dari aksi demo itu kami tidak pernah mempermasalahkannya. Karena sumbangsi perusahaan sangat nyata,” terangnya saat konferensi pers di salah satu kafe di Bontang, Selasa (2/8/2022).

Darmawi menyebut, kini Guntung Eco Culture Sport Tourism sudah berjalan. Bahkan kerja sama lewat program itu bakal berlangsung dalam lima tahun ke depan. Sasarannya, mewujudkan Guntung sebagai kampung wisata adat melalui program CSR PKT.

BACA JUGA:  Lima Tahun Terima Proper Emas KLHK, PKT Komitmen Tingkatkan Kinerja Lingkungan

“Semua terlibat lewat forum pengembangan pariwisata.Dan ini sangat berdampak bagi kemajuan Guntung ke depannya,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Adat Bontang Kuala, Yusran Tayib prihatin atas adanya aksi demo tersebut. Mengingat berpotensi mengganggu kondusifitas Kota Bontang. Padahal selama ini PKT terus berkontribusi bagi masyarakat Bontang hingga luar daerah lainnya.

“Seakan-akan PKT tidak peduli dengan masyarakat buffer zone. Nyatanya, banyak kontribusi diberikan ke masyarakat,” paparnya.

Selain pengembangan UMKM, serapan tenaga kerja untuk pekerja lokal juga dinilai sangat membantu dalam memberikan penghasilan kepada masyarakat.

“Kami akui, bantuan untuk buffer zone itu pasti lebih banyak. Karena mereka berdekatan langsung. Tapi, selama ini kami juga dibantu, terutama ketika acara adat pesta laut,” imbuhnya.

BACA JUGA:  Berkat CSR PKT, Asma Bisa Umrah dan Raup Puluhan Juta per Bulan

Yusran Tayib menyebut, dalam kegiatan kali ini turut hadir tokoh masyarakat dari Bontang Kuala, Guntung, Lok Tuan, Sidrap, Malahing, Gusung, dan Selangan.

Selain itu, hadir pula Ikatan Wanita Bontang Asli Bontang (IWABI) Halimah, Ketua Laskar Gepak Bontang, Ahmad Zakaria, Ketua Bakuda Bontang Syahrin Syah, Ketua Ikatan Pemuda Selambai Berkarya Adi, Masyarakat Bontang Kuala Bersatu (MKKB), Ikatan Pemuda Bontang Kuala (IPBK) dan sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) lainnya.

%d blogger menyukai ini: