SMPN 2 Bontang Perkuat Budaya Siaga Bencana, APAR Disiapkan di Seluruh Ruang Kelas

selisik
3 Min Read

Selisik.id – Keselamatan peserta didik tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan sarana dan prasarana, tetapi juga dengan membangun budaya kesiapsiagaan sejak dini.

Komitmen itulah yang diterapkan SMP Negeri 2 Bontang dengan menempatkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di setiap ruang kelas serta memberikan edukasi dan pelatihan kepada seluruh siswa mengenai cara penanganan awal saat terjadi kebakaran.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan tangguh terhadap berbagai potensi bencana. Melalui penyediaan APAR di setiap ruang kelas, sekolah memastikan seluruh warga sekolah memiliki akses yang cepat terhadap peralatan pemadam kebakaran apabila terjadi kondisi darurat.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 2 Bontang, Jumadi, mengatakan keberadaan APAR bukan sekadar untuk memenuhi standar keselamatan sekolah. Lebih dari itu, fasilitas tersebut dimanfaatkan sebagai sarana pembelajaran agar siswa memiliki pengetahuan dasar mengenai mitigasi bencana, khususnya penanganan awal kebakaran.

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Optimalkan E-Katalog untuk Pengadaan Seragam Sekolah Gratis

“Setiap kelas sudah kami sediakan APAR. Selain itu, anak-anak juga diberikan edukasi terkait cara penggunaan APAR yang benar agar mereka memahami langkah-langkah yang harus dilakukan jika terjadi keadaan darurat,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Menurut Jumadi, pemahaman mengenai mitigasi bencana perlu diberikan sejak usia sekolah karena kondisi darurat dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Dengan memiliki bekal pengetahuan yang memadai, siswa diharapkan tidak mudah panik ketika menghadapi situasi darurat, melainkan mampu mengambil langkah yang tepat sesuai prosedur keselamatan.

Untuk memperkuat pemahaman tersebut, sekolah tidak hanya memberikan materi melalui sosialisasi di dalam kelas, tetapi juga mengadakan praktik langsung penggunaan APAR.

BACA JUGA:  Disdikbud Bontang Mulai Salurkan Paket Seragam Gratis Bagi Pelajar SD

“Siswa dikenalkan pada fungsi setiap bagian APAR, cara mengoperasikannya, hingga teknik dasar memadamkan api dengan aman dan benar,” timpalnya.

Melalui pelatihan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman nyata kepada siswa sehingga mereka lebih percaya diri apabila suatu saat dihadapkan pada kondisi darurat. Meski demikian, sekolah tetap menekankan bahwa keselamatan diri merupakan prioritas utama dan setiap tindakan harus mengikuti arahan guru maupun petugas yang berwenang.

Selain membekali siswa dengan keterampilan menggunakan APAR, SMPN 2 Bontang juga terus mengedukasi seluruh warga sekolah untuk menjaga lingkungan tetap aman dari potensi kebakaran. Berbagai bentuk pencegahan, seperti meningkatkan kepedulian terhadap penggunaan peralatan listrik, menjaga kebersihan lingkungan, serta menghindari aktivitas yang berisiko memicu kebakaran, menjadi bagian dari pembiasaan yang terus ditanamkan.

BACA JUGA:  30 Peserta Absen Tes Tertulis, Seleksi Guru Pengganti Bontang Sisakan 124 Kandidat ke Tahap Microteaching

Jumadi juga menegaskan bahwa pendidikan di sekolah tidak hanya berorientasi pada peningkatan prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan hidup. Pengetahuan mengenai keselamatan diri dan mitigasi bencana menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki peserta didik sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin siswa tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik, tetapi juga memiliki bekal pengetahuan tentang keselamatan diri dan lingkungan. Ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang kami terapkan di sekolah,” tandasnya.

Share This Article