BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang berkomitmen melaksanakan pengadaan seragam sekolah gratis secara transparan dan akuntabel melalui pemanfaatan sistem e-katalog.
Pemanfaatan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah, sekaligus memastikan efisiensi serta akuntabilitas dalam penggunaan anggaran daerah.
Sekretaris Disdikbud Kota Bontang, Saparuddin, menjelaskan bahwa proses pengadaan saat ini telah memasuki tahap persiapan kontrak dengan penyedia. Adapun tahapan lelang dijadwalkan mulai April 2026 dengan skema yang telah diterapkan sebelumnya.
“Sistem e-katalog memudahkan dalam proses pemilihan penyedia sekaligus memastikan efisiensi anggaran. Pengadaan akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari seragam, kemudian dilanjutkan dengan tas,” ujarnya.
Lebih lanjut, sebelum penandatanganan kontrak, pihak penyedia akan dipanggil untuk memastikan kesiapan produksi dan distribusi. Setelah kontrak berjalan, penyedia juga diwajibkan segera melakukan pengukuran terhadap siswa baru guna menjamin kesesuaian ukuran seragam.
Dengan jumlah pengadaan yang mencapai hampir 30 ribu stel, penerapan sistem yang transparan dan terstruktur dinilai sangat penting agar program dapat berjalan tepat sasaran.
Disdikbud Kota Bontang menargetkan seluruh peserta didik dapat mengenakan seragam baru secara serentak pada awal tahun ajaran baru.
Melalui tata kelola yang baik dan terukur, program pengadaan seragam sekolah gratis ini diharapkan dapat menjadi contoh pelaksanaan pengadaan yang efektif, efisien, dan bertanggung jawab.

