Sertifikasi BNSP Jadi Kunci, Dispopar Bontang Dorong Daya Saing Pelaku Barbershop

selisik
3 Min Read

Bontang – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang terus mendorong peningkatan daya saing pelaku ekonomi kreatif lokal. Salah satunya diwujudkan melalui Pelatihan dan Sertifikasi Barbershop Bersertifikat BNSP Tahun 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Raodah 1, Bontang Utara, pada 3-5 November 2025.

Sebanyak 26 peserta yang terdiri dari pelaku usaha barbershop dan masyarakat umum mengikuti kegiatan ini. Pelatihan berlangsung bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan dan Kompetensi (LPK) Kohesa serta menghadirkan instruktur profesional di bidang tata rambut pria.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia (PKSDM), Lukman, mewakili Wali Kota Bontang. Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra sekaligus Plt Kepala Dispopar Dasuki, serta Kabid Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Doddy Rosdian.

BACA JUGA:  Dispopar Bontang Intensifkan Koordinasi untuk Percepat Pengembangan Wisata Sungai Belanda

Dalam sambutannya, Lukman menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor jasa dan pariwisata. Ia menyebut, sertifikat BNSP memberikan pengakuan resmi terhadap keterampilan dan menjadi modal penting untuk bersaing di dunia industri.

“Dengan sertifikat di tangan, daya saing dan nilai tawar kalian di dunia kerja akan meningkat secara signifikan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan misi Pemkot Bontang dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berdaya saing serta memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai bagian dari diversifikasi ekonomi daerah.

BACA JUGA:  Dispopar Bontang Dorong Kenaikan IPP Lewat Digitalisasi dan Kesetaraan Gender

Sementara itu, Kabid Ekraf Dispopar Bontang, Doddy Rosdian, menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis seperti teknik dasar potong rambut, tren gaya terkini, manajemen usaha barbershop, dan pelayanan pelanggan profesional, tetapi juga membekali peserta dengan pengakuan kompetensi nasional.

“Melalui pelatihan ini kami berharap peserta bisa memperoleh keterampilan yang bisa langsung diterapkan, bahkan menjadi modal awal untuk membuka usaha mandiri,” jelasnya.

Selama tiga hari, peserta mengikuti pembelajaran teori dan praktik langsung di bawah bimbingan mentor profesional. Mereka juga dilatih tentang aspek kebersihan, pelayanan pelanggan, serta pengelolaan usaha agar mampu bertahan dan bersaing secara berkelanjutan.

BACA JUGA:  Film Jadi Senjata Promosi Baru, Dispopar Dorong Kreativitas Sineas Bontang

Sebagai bentuk dukungan tambahan, peserta memperoleh satu set peralatan barbershop untuk menunjang praktik dan pengembangan usaha setelah pelatihan.

Doddy menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memperkuat subsektor fashion dan jasa penunjang pariwisata di Kota Bontang. Dengan adanya sertifikasi BNSP, diharapkan para pelaku usaha lokal dapat tampil lebih profesional dan mampu memperluas peluang kerja di sektor jasa kreatif.

“Kami berharap peserta yang lulus sertifikasi nantinya menjadi pemicu bagi berkembangnya sektor ekonomi kreatif lokal,” pungkasnya.

Share This Article