Dua Pasien Covid-19 di Samarinda Sembuh

selisik
2 Min Read

Samarinda – Dua pasien positif Covid-19 yang sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda dinyatakan sembuh awal pekan ini. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Humas RSUD AWS, dr. Arysia Andhina atau yang akrab disapa Sisi.

“Sudah dites ulang, hasil antigennya negatif,” kata dia, Jumat, 14 Juni 2025.

Sebelumnya, salah satu pasien dengan riwayat penyakit paru telah dinyatakan negatif Covid-19. Ia diperbolehkan pulang setelah sembuh dari keluhan pernapasannya.

BACA JUGA:  Kasus Covid-19 Varian Baru FliRT Melonjak di Amerika Serikat

Sementara pasien kedua, yang mengidap diabetes melitus, sempat menjalani tiga kali tes antigen sebelum akhirnya dinyatakan negatif. “Pasien sudah pindah dari ruang isolasi, tapi tetap dirawat karena penyakit penyerta,” kata Sisi.

Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, mengonfirmasi kesembuhan dua pasien tersebut. Ia menyebut hasil PCR dari Laboratorium Kementerian Kesehatan di Banjarbaru sebelumnya memang menunjukkan positif. Namun, kini hasilnya telah berubah.

BACA JUGA:  Satgas Covid-19 di Kaltim Tak Dibubarkan Meski PPKM Dicabut

Meski varian virus belum dapat dipastikan, Jaya menyebut gejala pasien mirip varian Omicron. Ia meminta publik tidak panik. “Covid-19 saat ini lebih ringan. Seperti flu biasa, terutama bagi yang sudah divaksin,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan pemerintah daerah tidak menurunkan kewaspadaan. Protokol pengawasan di bandara tetap diberlakukan. Seluruh penumpang dari luar negeri dicek suhu tubuhnya dan didata melalui sistem aplikasi Satu Sehat. “Kalau ada demam, langsung dites,” kata Jaya.

BACA JUGA:  PPKM Resmi Dicabut

Pemerintah juga mempersiapkan langkah antisipatif menyambut kedatangan jemaah haji dari Arab Saudi. Balai Karantina Kesehatan telah diminta siaga. Tes antigen akan tetap dilakukan secara sukarela. “Tidak ada kewajiban. Kita hindari kepanikan publik,” kata dia.

Tidak ada kebijakan karantina seperti masa pandemi. Namun, jemaah diminta tetap mengenakan masker saat tiba di Tanah Air. “Bukan semata karena Covid, tapi demi mencegah penularan virus atau bakteri dari luar,” ujar Jaya.

TAGGED:
Share This Article