PENAJAM – Menjelang Idulfitri 1446 H, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melalui Dinas KUKM Perindag memastikan ketersediaan bahan pokok dan kelancaran distribusinya agar harga tetap stabil. Sejumlah langkah telah dilakukan, termasuk operasi pasar murah yang berlangsung selama enam hari pada awal Ramadan.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKM Perindag PPU, Marlina, menjelaskan bahwa operasi pasar murah menjadi salah satu strategi untuk mencegah lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang Lebaran.
“Kami sudah menggelar operasi pasar selama enam hari di beberapa titik strategis. Namun, jika harga kembali naik atau pasokan terganggu, kami siap mengadakan operasi tambahan,” ujarnya, Kamis (13/3/2025).
Menurutnya, yang kini menjadi perhatian utama adalah kelancaran distribusi barang dari distributor ke pedagang agar tidak ada hambatan yang bisa memicu kenaikan harga.
“Menjelang Idulfitri, yang paling penting adalah distribusi tetap lancar. Jangan sampai stok ada, tetapi karena distribusi tersendat, harga justru melonjak,” jelasnya.
Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan distributor dan pedagang agar stok tetap mencukupi. Jika ditemukan kendala, pemerintah siap mengambil langkah antisipatif agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan bahan pokok.
“Kami akan terus memantau pasokan bahan pokok di pasar dan distributor agar masyarakat bisa berbelanja dengan harga yang wajar,” tambahnya.
Dengan strategi ini, Pemkab PPU berharap dapat menjaga stabilitas harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi hingga Lebaran. (Adv)

