25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026 Gara-gara KTP Luar Daerah

selisik
3 Min Read

Bontang – Sebanyak 25 atlet yang semula masuk daftar kontingen Kota Bontang dipastikan gagal berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser, November mendatang.

Kegagalan tersebut bukan disebabkan persoalan kemampuan bertanding, melainkan ketidakcocokan persyaratan administrasi kependudukan dalam proses verifikasi yang dilakukan tim pengesahan KONI Kaltim.

Ketua KONI Bontang Andi Muhammad Amri mengatakan, pihaknya sebelumnya mengusulkan 901 atlet untuk mengikuti ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Namun, setelah melalui proses pemeriksaan, hanya 876 atlet yang dinyatakan memenuhi ketentuan.

Sebagian atlet yang tidak lolos verifikasi diketahui menggunakan KTP dari luar Kalimantan Timur. Bahkan, terdapat atlet yang tercatat memiliki identitas kependudukan dari Sulawesi.

BACA JUGA:  Tim Menembak Bontang Sumbang Tiga Medali di Porprov Kaltim

“Memang ada 25 yang tertolak. Karena tadi itu ada yang KTP-nya di luar Kaltim, salah satunya dari Sulawesi,” ungkap Andi Amri.

Dia menjelaskan, atlet yang memiliki identitas kependudukan dari kabupaten atau kota lain di Kalimantan Timur masih memiliki peluang memperkuat Bontang dengan melengkapi legalitas dari cabang olahraga (cabor) asal.

Sementara atlet dengan KTP luar provinsi tidak dapat lolos dalam sistem verifikasi yang diterapkan.

Bagi KONI Bontang, hasil verifikasi tersebut menjadi konsekuensi sekaligus tantangan dalam membangun kekuatan olahraga daerah. Andi Amri menilai, kondisi ini seharusnya mendorong setiap cabor lebih serius mengembangkan atlet hasil pembinaan sendiri.

BACA JUGA:  Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Bontang Naik Penyidikan, 30 Saksi Sudah Diperiksa

“Sebagai Ketua KONI, saya berterima kasih dengan sistem ini. Artinya, kita punya tantangan untuk melakukan pembinaan internal di daerah. Bakat-bakat yang selama ini tidak tersentuh perlu kita maksimalkan,” jelasnya.

Meski kehilangan 25 atlet, KONI Bontang memastikan target menembus tiga besar Porprov Kaltim 2026 tidak berubah. Sebanyak 876 atlet akan diterjunkan untuk bertanding pada 60 cabang olahraga.

Andi menegaskan, pencoretan tersebut tidak menyurutkan kesiapan kontingen Bontang. Menurutnya, atlet yang telah dinyatakan lolos verifikasi sudah siap menghadapi kompetisi.

“Awal kami usul 901 atlet. Kemudian menyusut jadi 876. Sebanyak 25 dicoret. Itu bukan masalah bagi kami. Atlet kami sudah siap,” ucapnya.

BACA JUGA:  Jujitsu Bontang Sumbang 13 Medali di Porprov Kaltim

Secara keseluruhan, kontingen Bontang yang diberangkatkan berjumlah 1.162 orang. Komposisinya terdiri atas 876 atlet dan 290 official, termasuk pelatih hingga tim kesehatan.

Persiapan keberangkatan masih terus dimatangkan. Rencananya, Wali Kota Bontang Neni Moernaeni akan melepas kontingen pada Sabtu (7/11/2026).

Untuk mendukung keikutsertaan tersebut, Pemerintah Kota Bontang melalui Dispora-Parekraf mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,5 miliar. Dana itu diperuntukkan bagi akomodasi dan fasilitas atlet serta official.

“Kami sudah siap semua. Semoga target bisa maksimal,” pungkas Andi.

TAGGED:
Share This Article