Volume Sampah di Kaltim Meningkat

selisik
1 Min Read

Samarinda – Jumlah sampah di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini.

Melansir RRI, berdasarkan data terbaru, volume sampah mencapai 19,3 persen dari total 850 ribu ton, atau sekitar 164.050 ton. Angka ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 16 persen atau 136 ribu ton.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Kaltim Rina Juliati menyebutkan, peningkatan ini disebabkan oleh pertumbuhan aktivitas masyarakat serta belum optimalnya pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga dan kawasan industri.

BACA JUGA:  DPRD Minta Pemkot Berinovasi Atasi Sampah di Pesisir Bontang

“Kami melihat adanya peningkatan konsumsi dan perubahan gaya hidup masyarakat yang turut memicu kenaikan volume sampah,” ujarnya, Rabu (11/6/2025).

Lebih lanjut, DLH mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk memilah sampah dari sumbernya dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah mengembangkan sistem pengelolaan sampah terpadu serta memperluas cakupan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R).

BACA JUGA:  Produksi Limbah Rumah Tangga Naik Saat Ramadhan, DLH PPU Atur Strategi Pengelolaan

Pemerintah Provinsi Kaltim menargetkan pengurangan sampah sebesar 30 persen pada 2025, sebagaimana tertuang dalam Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah (Jakstranas).

Upaya ini mencakup edukasi masyarakat, kolaborasi dengan sektor swasta, serta optimalisasi bank sampah di berbagai kabupaten dan kota.

TAGGED:
Share This Article