Tiga Bulan Kios Tak Ditempati, Lapak 267 Pedagang Terancam Diambil Pemerintah

BONTANG – Sebanyak 267 lapak pedagang di Pasar Taman Rawa Indah terancam diambil alih pemerintah.

Itu karena pelapak sudah tiga bulan tidak menempati kiosnya. UPT Pasar Bontang pun melayangkan surat teguran ketiga.

Paling banyak pedagang yang tidak menempati kiosnya ada di lantai tiga sebanyak 242 kios. Sementara lantai 1 satu kios dan lantai 2 sebanyak 24 kios.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskop-UKMP) Bontang Kamilan mengatakan, surat teguran tersebut paling banyak dilayangkan kepada pedagang pakaian dan sembako yang menempati lantai tiga bangunan pasar.

“Kita keluarkan surat teguran kepada pemilik kios karena sudah tiga bulan lebih enggak ditempati,” ujarnya Kamis, (10/2/2022).

Dikatakan Kamilan, surat teguran pertama telah dilayangkan sejak akhir Desember 2021. Surat teguran kedua dilayangkan pada Januari 2022 dan surat teguran ketiga dilayangkan pada Februari.

BACA JUGA:  Pengadaan Lift Barang di Pasar Taman Rawa Indah Terkendala Anggaran

“Kita tunggu sampai pertengahan bulan. Kalau surat teguran ketiga tidak diindahkan maka kios akan disegel atau diambil alih oleh pemerintah,” imbuhnya.

Bila kios telah diambil alih oleh pemerintah, dia bilang langkah selanjutnya akan melakukan penataan ulang kios. Dengan harapan aktivitas jual beli dapat berjalan dengan lancar.

“Nanti akan kami rombak kembali. Setelah kita data berapa kios yang tak dihuni,” tandasnya.

Salah seorang pedagang pakaian yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, alasan banyaknya pedagang yang meninggalkan kios karena sepinya pembeli.

“Ya karena sepi itu banyak pedagang yang pindah ke lantai dasar. Ya mau bagaimana namanya juga kita cari makan,” ujarnya. (red/sel)

%d blogger menyukai ini: