Suka Nonton Film Porno, Anak Pemilik Ponpes di Bontang Lecehkan Dua Santriwati

Bontang – Satuan Reserse Kriminal Polres Bontang menetapkan R (18) sebagai tersangka kasus asusila dua santriwati. Tersangka diketahui sebagai anak dari pemilik Ponpes Darud Da’wah Wal Irsyad Ar-Rahman di Segendis, Bontang Lestari. Tempat kedua korban menuntut ilmu.

Penetapan tersangka dilakukan Jumat (7/10/2022) kemarin, setelah R datang memenuhi panggilan Polres Bontang dengan didampingi orang tuanya.

“Jadi terlapor ini (R) diantar orang tuanya. Setelah kita periksa, kita tahan,” kata Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya dalam konferensi persnya, Sabtu (8/10/2022).

Kasus itu terbongkar setelah korban bercerita ke temannya. Di mana teman korban itu kemudian bercerita ke orang tuanya hingga kabar itu sampai ke orang tua korban, yang kemudian melapor ke Polres Bontang.

BACA JUGA:  Julianto Eka Putra Jalani Sidang Tuntutan Kasus Pelecehan

Yusep menerangkan, dugaan asusila itu terjadi Juni 2022 lalu. Dia membenarkan tersangka adalah putra dari pemilik Ponpes. Korbannya adalah santriwati usia 14 dan 13 tahun. Di mana masing-masing menjadi korban persetubuhan dan pencabulan tersangka.

“Terlapor (R) ini suka nonton film porno. Perbuatan itu dilakukan di lingkungan Ponpes,” ujar Yusep.

Belakangan diketahui, Ponpes yang memiliki sekitar 150 santri, terdiri dari 80 santriwan dan 70 santriwati itu belum mengantongi izin dari Kementerian Agama.

“Ponpes itu kita tutup sementara karena dugaan kasus itu. Kita cek ternyata izin dalam pengurusan, tapi tidak disetujui oleh Kementerian Agama. Kita sudah cek itu,” tegasnya.

Saat ini, pakaian korban dan hasil visum korban jadi barang bukti dalam kasus itu. Polisi pun tengah mendalami dugaan kemungkinan adanya korban lain.

BACA JUGA:  Pria Peraba Bokong Perempuan Penumpang TransJ Ditangkap

“Sementara laporan (korban) ada dua. Kita tetap buka (menerima laporan) kalau ada laporan lain. Karena itu mungkin terkait aib ya, tidak semua lapor,” tutup Yusep.

%d blogger menyukai ini: