BACA JUGA:  DTPHP Kutim Berupaya Dongkrak Sektor Pertanian dan Peternakan Lewat Programa

Sosialisasi Sistem Informasi Berbasis Elektronik, Diskominfo Kutim: Wajib Evaluasi Berkala

Kutai Timur – Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Kutai Timur (Diskominfo Staper) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Ery Mulyadi melalui Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diar Fauzi Wiranata menyebut, Diskominfo Staper sebagai fasilitator penerapan SPBE di Lingkup Pemkab Kutim, memiliki kewajiban melakukan evaluasi secara berkala dalam pelaksanaan program yang bertujuan untuk mencapai birokrasi dan pelayanan publik yang berkinerja tinggi tersebut di masing-masing perangkat daerah (PD).

BACA JUGA:  Peringati HGN dan HUT PGRI Ke-78, Bupati Kutim Ajak Guru Wujudkan Merdeka Belajar

“Melalui Sosialisasi ini, memudahkan kami (Diskominfo Staper) untuk memastikan setiap Perangkat Daerah memahami secara utuh tupoksi dan data dukung yang diperlukan dalam pelaksanaan SPBE,” jelas Kabid Aptika Diskominfo Staper Kutim, Diar Fauzi Wiranata pada Sosialisai Sistem Informasi Berbasis elektronik (SPBE) di gelar di Hotel Royal Victoria, Selasa (21/11/2023).

Selain itu, sosialisasi ini juga bagian dari penegasan kepada setiap PD, bahwa Diskominfo Staper hanya menjadi fasilitator untuk penerapan SPBE di Lingkup Pemkab Kutim. Sehingga seluruh data dukung yang diperlukan menjadi tanggung jawab masing-masing PD yang bersangkutan.

BACA JUGA:  HUT Ke-18, Bupati Kutim Ajak Kecamatan Rantau Pulung Terus Kembangkan Sektor Peternakan

“Misalnya data kemisikinan ada pada Dinas Sosial, Data terkait Kependudukan melekat pada Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan. Jadi kami hanya menerima data yang akan kita kirimkan melalui SPBE,” tutur Diar.

Kemudian, dalam Sosialisai yang menhadirkan narasumber Denny Willyanto dari Inixindo Surabaya ini juga, ingin menyelaraskan pemahaman seluruh PD, bahwa kedepan suka tidak suka bahwa seluruh pelayanan publik akan mengarah kedalam sistem pemerintahan berbasis elektronik dan digitaslisai.

BACA JUGA:  Bupati Kutim Harap Pembangunan Kolam Renang Tirta Morowira Selesai pada 2024

“Contohnya yang sudah kita laksanakan saat ini, terkait tanda tangan elektronik yang sangat membantu dan memudahkan dalam administrasi. Termasuk penerapan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi), pemahaman-pemahaman seperti itu yang menegaskan bahwa SPBE itu sangat penting,” pungkasnya. (Adv)

You might also like

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-includes/functions.php on line 5373

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-includes/functions.php on line 5373

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (1) in /home/selisikks/public_html/wp-content/plugins/really-simple-ssl/class-mixed-content-fixer.php on line 107