Silpa APBD Kaltim 2024 Tembus Rp2,59 Triliun

selisik
2 Min Read

Samarinda – Sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) pada APBD Pemprov Kaltim 2024 tembus Rp2,59 triliun. Angka itu muncul ketika Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim membahas laporan akhir pertanggungjawaban APBD 2024, Senin Sore, 28 Juli 2025.

Ketua banggar yang juga dijabat Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas`ud, menyayangkan serapan anggaran tahun lalu yang tak maksimal. APBD yang disusun mengalami kenaikan karena hadirnya penambahan pendapatan menjadi Rp22,08 triliun.

BACA JUGA:  Anggaran Kaltim 2026 Turun Rp15,15 Triliun, GratisPol dan Jospol Dipastikan Tetap Berjalan

Tak maksimalnya belanja daerah, sambung dia, bukan disebabkan karena efesiensi. Malahan, SILPA itu muncul imbas sejumlah faktor yang mestinya tak perlu ada.

Dari gagalnya proyek dikerjakan dan belum matangnya perencanaan. “Hingga rekanan yang tak profesional mengerjakan proyek dan berujung wanprestasi,” ungkapnya, dilansir dari Kaltimpost.id.

Pemprov mesti berbenah dan teliti dalam mengatur porsi belanja operasional atau modal. Hasan juga mengingatkan agar ada inovasi dalam menggali sumber pendapatan daerah. “Bisa lewat kerja sama dan pemanfaatan aset daerah,” sambungnya.

BACA JUGA:  APBD Kaltim 2026 Terancam Susut Rp5 Triliun Imbas Pemangkasan DBH

Selepas paripurna, Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengaku SILPA yang muncul di APBD 2024 akan diusulkan masuk ke APBD Perubahan 2025.

Sehingga ada penambahan anggaran untuk mendongkrak pembangunan daerah di sisa tahun berjalan. “Pasti masuk di perubahan ini,” tegasnya.

Pemprov pun kini mulai menggenjot capaian kinerja di tahun ini. Tim Anggaran Pemerintah Daerah juga tak menyoroti kemajuan serapan anggaran hingga Agustus nanti.

BACA JUGA:  APBD Kaltim Naik Signifikan Selama Era Kepemimpinan Isran-Hadi

Memastikan setiap pembangunan sesuai jalur yang sudah ditetapkan. “Kami upaya terarah dan di 2025 ini tak ada SILPA,” tutupnya.

TAGGED:
Share This Article