Bontang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang Muhammad Shahib meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang segera merealisasikan pembangunan polder air.
“Karena saya rasa ini solusi paling efisien untuk tangani banjir yang di Kota Bontang,” ujarnya, Senin (11/11/2024).
Ia menilai saat ini Kota Bontang menjadi kota rawan banjir, karena hujan deras turu, banjir kiriman dari kabupaten sebelah, hingga banjir rob disebabkan air laut yang pasang.
Menurutnya, progres pengadaan polder sangat lambat.
Ia mengaku kecewa, karena tidak ada tindakan masif dari pemerintah untuk menanggulangi masalah ini secara menyeluruh.
Ia mengungkapkan, pembangunan tersebut menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan penanganan banjir. Pasalnya, selama ini pembangunan tersebut hanya sebatas wacana saja. Padahal terdapat empat lokasi yang paling urgen untuk dibangun polder air.
“Banjir yang parah itu ada di daerah Bontang Kuala, Kelurahan Kanaan, Jalan Pipa dan Kelurahan Tanjung Laut,” katanya.
Melalui polder ini, kapasitas air banjir yang meluap dengan debit yang cepat itu bisa tertahan, sehingga tidak langsung menuju ke pemukiman.
Shahib meminta kepada pemerintah agar segera membahasnya dan melakukan pembebasan lahan dalam waktu dekat. (Adv)

