RSUD Bontang Olah Air Limbah Pakai Teknologi Modern 

selisik
2 Min Read

Bontang – RSUD Taman Husada Bontang menggunakan teknologi filterisasi modern dalam mengolah air limbah. Hal ini telah sesuai baku mutu. 

Kepala Instalasi Kesehatan Lingkungan RSUD Bontang Sri Erna Nilawati menuturkan, teknologi modern yang digunakan untuk mengolah air limbah, yakni biofilter anaerob dan aerob.

Bahkan, prosesnya menggunakan konsumsi energi rendah.

Kombinasi anaerob dan aerob dapat menurunkan zat organic Biochemical Oxygen Demand (BOD), Chemical Okxygen Demand (COD), ammonia, deterjen, padatan tersuspensi (SS), dan phospat.

BACA JUGA:  Buka Turnamen Bola Voli Gadjah Mada Cup 1, Wawali Najirah Harap Jadi Sarana Pembentukan Karakter Atlet

Kemudian, konsentrasi BOD dalam air olahan yang dihasilkan relatif rendah, yakni sekitar 20-30 ppm.

Hal ini telah sesuai standar proses, berdasarkan keputusan Kementerian Lingkungan Hidup RINomor : Kep-58/MENLH/12/1995 tentang Baku Mutu Limbah Cair Rumah Sakit.

“Penerapan teknologi ini agar kualitas air di lingkungan sekitar tak tercemar dari zat berbahaya, dan tak menimbulkan penyakit bagi masyarakat,” kata Erna saat dikonfirmasi, Sabtu (1/7/2023).

Ia menjelaskan, cara kerja alat itu dengan mengalirkan air limbah ke dalam tangki reaktor sebagai penampungan.

BACA JUGA:  Satu-Satunya di Kaltim Yang Punya Perwali Pengelolaan Media, Kadis Kominfo Bontang Jadi Narasumber

Kemudian, air hasil olahan dialirkan ke bak khlorinasi. Di dalam bak khlorinasi air limbah dicampur dengan khlor tablet. Fungsinya, sebagai pembunuh mikro organisme patogen.

Setelah melalui semua proses, air limbah dari bak khlorinasi akan dibuang ke saluran umum. “RSUD sudah memiliki izin buangnya,” terangnya.

Ia menjelaskan, pengolahan air limbah rutin dilakukan monitoring setiap hari. Pelaksanaanya meliputi, pemberian chemical dan nutrien setiap 2 hingga 3 hari. Dan pengukuran kualitas lapangan air limbah.

BACA JUGA:  Cegah Stunting, Pemkot Bontang Gelar Lomba Balita dan Bayi Sehat

Selanjutnya, pencatatan debit air limbah, pemeriksaan kualitas air limbah setiap bulan, monitoring operasional Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Hasil pengelolaan air limbah telah melalui uji kualitas, di Laboratorium PT Global Enviromental Laboratory di Samarinda.

“Air limbah dari RSUD sudah melalui uji kualitas di Laboratorium,” pungkasnya. (Adv)

Share This Article