Bontang – Revitalisasi Pelataran Bontang Kuala memasuki tahap kedua dengan fokus penyelesaian seluruh fasilitas pendukung kawasan wisata bahari tersebut. Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar) Kota Bontang menargetkan seluruh pekerjaan selesai pada tahun ini.
Kabid Pariwisata Dispopar Bontang, Muhammad Ihsan, mengatakan bahwa tahap kedua tidak hanya berfokus pada penataan ulang pelataran, tetapi juga pembangunan fasilitas baru yang dibutuhkan oleh wisatawan dan masyarakat sekitar.
“Tahun ini kita melengkapi seluruh fasilitasnya. Ada dermaganya, panggung, mushola, WC, dan tempat berjualan,” jelas Ihsan, Senin (10/11/2025).
Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian dalam tahap kedua adalah dermaga wisata. Ihsan menyebutkan bahwa kehadiran dermaga tersebut akan memperkuat identitas Bontang Kuala sebagai kawasan wisata bahari.
“Dermaga wisata ini akan menambah daya tarik pengunjung yang ingin menikmati panorama laut khas Bontang Kuala,” ujarnya.
Selain fasilitas umum, penataan lapak dagang juga menjadi bagian penting dari tahap ini. Ihsan menegaskan bahwa lapak yang disiapkan hanya diperuntukkan bagi pedagang lama dan ditetapkan berdasarkan data kelurahan.
“Pendataan dilakukan oleh pihak kelurahan, agar pedagang yang mendapatkan lapak benar-benar mereka yang sebelumnya sudah berjualan di sana,” katanya.
Ia berharap revitalisasi tahap kedua dapat menghidupkan kembali aktivitas wisata dan ekonomi masyarakat pesisir setelah seluruh fasilitas selesai dibangun.
“Kalau semua rampung, pengunjung bisa menikmati suasana laut, kuliner khas, dan kenyamanan fasilitas yang tertata. Harapan kami, Bontang Kuala menjadi ikon wisata yang membanggakan,” tutupnya.

